Berita Denpasar

Satpol PP Denpasar Jaring Gepeng dan Pengamen, Dipulangkan ke Karangasem

Satpol PP Denpasar intensif melakukan penertiban terrhadap gelandangan, pengemis, dan pengamen di Kota Denpasar

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Irma Budiarti
Satpol PP Denpasar
Gepeng dan pengamen di Kota Denpasar, Bali, diamankan oleh petugas Satpol PP, Sabtu 25 September 2021.  

Laporan Wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar intensif melakukan penertiban.

Terhadap gelandangan, pengemis, dan pengamen di Kota Denpasar, Bali.

Mirisnya beberapa diantaranya adalah anak di bawah umur.

Petugas Satpol PP Denpasar melaksanakan kegiatan penanganan sosial bersama dengan Dinas Sosial Provinsi Bali.

Baca juga: Satpol PP Denpasar Tes Swab Antigen Pasien ODGJ Sebelum Dirujuk ke RS Jiwa Bangli

Tim dalam kegiatan ini menyisir simpang-simpang yang berpotensi adanya gepeng dan pengamen di Kota Denpasar.

Meliputi Simpang Tohpati hingga Simpang Sanur, sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai, pada Sabtu 25 September 2021.

"Kemarin hasilnya di Simpang Tohpati mengamankan 2 pengamen.

Sampai dengan Simpang Sanur mengamankan 5 gepeng.

Termasuk yang mulai menjamur yang menyanyi di lampu merah dengan pengeras suara.

Mereka kan pengamen," terang Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga kepada Tribun Bali, Minggu 26 September 2021.

Mereka kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Denpasar untuk dilakukan pembinaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (KUKM) Satpol PP Denpasar, Nyoman Sudarsana menerangkan.

Dari tujuh Gepeng yang diamankan terdapat lima orang laki-laki dan dua perempuan.

"Mereka mayoritas berasal dari Karangasem dan akan dikembalikan ke daerah asal.

Aa dua orang pengamen dan lima gelandangan pengemis," paparnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved