Breaking News:

Berita Karangasem

Peringati Hari Rabies Sedunia, Dinas Pertanian Gandeng Yayasan BAWA Dalam Memerangi Rabies

Dinas Pertanian Karangasem bersama Yayasan BAWA menggelar pencanangan Bali bebas rabies di Desa Jungutan

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Saiful Rohim
Dinas Pertanian bersama Yayasan BAWA gelar kegiatan pencanangan Bali bebas rabies di Kabupaten Karangasem 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Dinas Pertanian Karangasem bersama Yayasan BAWA menggelar pencanangan Bali Bebas Rabies di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem.

Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (HRS) yang  jatuh tanggal 28 September.

Program Consultant Yayasan BAWA, Ade Andreawan, mengaku, kegiatan yang dilaksanakan , yakni pengukuhan relawan pengendalian rabies di Jungutan, vaksinasi, serta kontrol  populasi melalui strelisasi dan kastrasi anjing serta kucing.

Kegiatan ini pun dihadiri sejumlah OPD Provinsi Bali dan Karangasem.

Ditambahkan, Dinas Pertanian Karangasem menurunkan seluruh vaksinator untuk melakukan kegiatan vaksinasi diseluruh Banjar yang ada di Desa Jungutan.

Sedangkan untuk kegiatan kontrol populasi, Dinas Pertanian dibantu team spay/ neuter dari Yayasan BAWA dengan lokasi kegiatan 3 titik.

"Untuk kegiatan kontrol populasi dilakukan di 3 titik. Yakni di Banjar Dinas Mumbul, Pasar Pengadangan dan Banjar Dinas Abian Tihing Kaja. Kegiatan berjalan dengan lancar," ungkap Ade Andreawan, Kamis 30 September 2021. 

Kegiatan serupa juga dilakukan di Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem.

Kegiataan yang diorganisir para kader Program Dharma di Amed dan sekitarnya ini terdiri dari kegiataan  edukasi bersama anak sekolah, lomba mewarnai, quiz, penempelan poster edukasi, vaksinasi dan kontrol populasi.

"Masyarakat baik yang di Desa Jungutan dan Bunutan sambut baik kegiatan tersebut. Mereka antusias, dan membawa anjing serta kucing mereka untuk divaksinasi. Ada juga warga mohon bantuan strelisasi. Warga cukup aktif berdiskusi dengan petugas  (dokter hewan, red)," tambahnya.

Sinergi yang dibangun Dinas Pertanian untuk memastikan wacana pencanangan Bali Bebas Rabies bukan hanya jargon belaka namun, sebuah kolaborasi yang efektif dalam mewujudkan upaya membebaskan pulau ini dari ancaman rabies.

Kolaborasi ini diharapkan dapat terjalin terus.

Baca juga: Pengamen Maudeng Dijemput Keluarga, Dinsos Denpasar: Belakangan Didominasi dari Karangasem

Baca juga: Kini Ramai Dibicarakan, Ini Penjelasan Terkait Permen Dalgona yang Ditampilkan di Drakor Squid Game

"Inisiasi membangun kolaborasi ini dilakukan Dinas Pertanian Karangasem dengan merangkul lembaga non pemerintahan dalam hal ini Yayasan BAWA. Semoga dapat menjangkau lebih banyak lokasi dan juga memastikan edukasi terhadap warga terkait bahaya rabies," imbuh Ade Andreawan.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved