Liga Eropa
Ini Komentar Mourinho Setelah AS Roma Bantai Zorya Luhanks di UECL 2021/2022: Siap Hadapi Empoli
Allenatore I Giallorossi , Jose Mourinho, mengaku lega menyikapi kemenangan ciamik AS Roma di ajang UEFA Europa Conference League
TRIBUN-BALI.COM – Allenatore I Giallorossi , Jose Mourinho, mengaku lega menyikapi kemenangan ciamik AS Roma di ajang UEFA Europa Conference League, Jumat 1 Oktober 2021 dinihari.
Tandang ke Slavutych Arena, AS Roma tampil digdaya dengan mengalahkan Zorya Luhanks tiga gol tanpa balas.
Gol kemenangan pasukan Jose Mourinho ini masing-masing dilesakkan Stephan El Shaarawy menit 7, Chris Smalling menit 66 dan Tammy Abraham menit 68.
Poin penuh AS Roma ini membawa skuat racikan Jose Mourinho memuncaki klasemen di Grup C UECL.
Setidaknya AS Roma telah mengantongi dua kali kemenangan dan mengoleksi 6 poin.
Mourinho pun menyanjung performa brilian timnya di tengah rotasi yang ia terapkan melawan Zorya.
Eks pelatih Chelsea itu memandang kemenangan tersebut terasa penting mengingat sebelumnya AS Roma tumbang lawan Lazio dalam laga derby.
"Saya menyukai hasilnya, itulah yang terpenting," ujar Mourinho yang masih terlihat marah menyikapi kekalahan Derby Della Capitale, dilansir Football Italia.
"Beberapa hari yang lalu, kami mendominasi melawan tim yang tampak kecil namun kalah, malam ini kami menang dan itu yang terpenting,".
"Kami membutuhkan lima atau enam poin lagi untuk mengamankan babak kualifikasi,".
"Banyak pemain yang harus istirahat, kami beruntung tidak mendapatkan masalah cedera baru, jadi itu semua terasa positif," tukasnya.
Seperti yang diketahui sebelum mengalahkan Zorya, AS Roma harus tumbang dengan skor tipis dalam laga derby sengit melawan Lazio.
Dalam laga bertajuk derby Della Capitale, AS Roma dipaksa mengakui keunggulan Lazio dengan skor 3-2.
Kekalahan dalam laga derby tentu membuat AS Roma mempertaruhkan harga diri mereka sebagai penguasa Stadion Olimpico.
Alhasil kemenangan melawan Zorya terasa penting untuk bisa membangkitkan kembali semangat bermain AS Roma dalam laga berikutnya.
AS Roma dijadwalkan akan menghadapi Empoli yang pernah mengalahkan Juventus musim ini di Liga Italia, tepatnya gameweek kedua.
Mourinho berharap timnya bisa mengalahkan Empoli agar kembali ke jalur kemenangan musim ini di liga domestik.
"Selalu penting untuk bisa kembali ke jalur kemenangan setelah mengalami kekalahan," tegas Mourinho.
"Empoli memiliki sembilan poin, mereka adalah tim sulit untuk dihadapi dan para pemain sepertinya akan kembali terlambat,".
"Mereka akan berkorban dengan cara menginap di tempat latihan semalaman dan berlatih pada pagi hari, lalu mereka bisa pulang sebentar," tukasnya.
Laga berikutnya yang akan dilakoni saat AS Roma menjamu Empoli akan berlangsung di Stadion Olimpico, Minggu (3/10/2021) pukul 23.00 WIB.
Jalannya Laga
Kedua tim sama-sama menerapkan tempo yang tidak terlalu cepat di awal-awal babak pertama.
Zorya dan AS Roma terlebih dahulu menjajaki skema yang diterapkan lawan masing-masing.
Tak perlu waktu lama bagi Giallorossi untuk unggul.
Pada menit ke-6, pasukan Jose Mourinho sukses membelah lini pertahanan Zorya yang bermain dengan skema tiga bek.
Ebrima Darboe secara cermat mengamati posisi El Shaarawy yang tak dibayangi dengan ketat.
Ia lanta melepas umpan terobosan yang dengan mudah dikejar El Shaarawy.
Eks pemain AC Milan itu mengecoh penjaga gawang Zorya sebelum melepas sepakan ke arah gawang yang sudah kosong melompong.
Skor menjadi 0-1 untuk keunggulan AS Roma.
Zorya langsung meningkatkan intensitas permainan setelah tertinggal.
Beberapa kali mereka mencoba membangun serangan berbahaya dari sisi kiri penyerangan.
Akan tetapi kualitas serangan yang dibangun tak membahayakan gawang Rui Patricio sama sekali.
Pada menit ke-13, Zorya melepas tendangan on target pertama mereka di pertandingan ini.
Artem Gromov yang berada di luar kotak penalti memutuskan untuk menguji konsentrasi kiper I Lupi, Rui Patricio.
Tendangan yang ia lepaskan mengarah tepat ke pelukan eks kiper Wolverhampton itu.
Menit ke-21, giliran El Shaarawy yang melepas tendangan akurat dari luar kotak penalti.
Ia mendapat sodoran bola dari skema serangan balik yang dibangun punggawa Roma lainnya.
Tendangan melengkung yan ia lepaskan masih bisa ditepis oleh kiper Zorya.
Kiper Xorya, Matsapura membuat dua penyelamatan penting dalam kurun kurang dari lima menit.
Ia berhasil menepis tendangan yang dilepaskan Shomurodov dan Lorenzo Pellegrini yang berpeluang menjadi gol.
Pada menit ke-43, El Shaarawy lagi-lagi melakukan perobaan tendangan dari luar kotak penalti.
Di babak kedua, AS Roma kembali menambah gol.
Chris Smalling menjadi pemain kedua yang mencatatkan namanya di papan skor.
Ia berhasil menanduk bola dari skema sepak pojok di menit ke-65.
Satu gol lagi dibuat oleh Tammy Abraham hanya berselang dua menit dari gol Smalling.
Abraham memanfaatkan kemelut yang ada di kotak penalti Zorya sebelum menjebol jala Matsapura.
Kemenangan tiga gol tanpa balas akhirnya berhasil dipertahankan AS Roma asuhan Jose Mourinho.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan, Guruh)
Simak kabar Liga Eropa lainnya
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Reaksi Jose Mourinho Sikapi Kemenangan AS Roma, Obat Mujarab Kekecewaan Derby della Capitale
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/selebrasi-heboh-jose-mourinho-merayakan-gol-kemenangan-as-roma.jpg)