Breaking News:

Berita Karangasem

PTM di Kabupaten Karangasem Rencananya Akan Digelar 4 Oktober 2021 Mendatang

Pembelajaran Tatap  Muka (PTM) di Kabupaten Karangasem rencana dilaksanakan mulai tanggal 4 Oktober 2021 mendatang

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
ILUSTRASI - Pelaksanaan PTM terbatas di SMPN 2 Bangli belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pembelajaran Tatap  Muka (PTM) di Kabupaten Karangasem rencana dilaksanakan mulai tanggal 4 Oktober 2021 mendatang.

Rencana tersebut tertuang dalam surat yang Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (Disdikpora) Karangasem No: 800 / 2597 /Set/Disdik.

Kepala Disdikpora Karangasem, I Wayan Sutrisna, mengatakan, PTM di Karangasem dilaksanakan seesuai Surat Keputusan 4 Menteri.

Surat Edaran Gubernur Bali Nomor : B.31.420/76560 / DIKPORA dan surat rekomendasi kegiatan dari Satuan Tugas (Satgas) Penangganan Covid-19 di Karangasem.

"Kepada Satuan Pendidik (Satdik) diminta untuk melaksanakan PTM mulai tanggal 4 Oktober 2021 dengan melaporkan pelaksanaan PTM pada Satdik ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga," kata Kepala Disdikpora, I Wayan Sutrisna, Jumat 1 Oktober 2021 siang.

Ditambahkan, ada beberapa rekomendasi yang disampaikn ke Satdik yang menerapkan PTM.

Diantaranya, pelaksanaan PTM terbatas kapasitasnya harus 50 persen kecuali SDLB, MILB, SMPLB, SMALB dan MALB dilaksanakan 62 sampai 100 persen dengan jaga jarak minimal sekitar 1.5 meter perkelas.

"Sedangkan PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1.5 meter, dan maksiml 5 meter," akui Wayan Sutrisna, mantan Kepala Dinas Perindustrian serta Perdagangan (Disprindag) dan Kepala  Bagian Ekonomi.

Tenaga pendidik dan siswa yang memenuhi persyaratan untuk vaksin harus dipastikan.

Menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

Harus mengikuti Surat Edaran Bupati Karangasem No:800/2236/Diskes/Setda terkait penyiapan lingkungn sekolah serta sarana protokol dalam gelar PTM.

Selain itu, kata Wayan Sutrisna, Satdik harus secepat mungkin terapkan  aplikasi PeduliLindungi.

Satdik yang belum siap  melaksanakan PTM agar diverifikasi kembali.

Baca juga: TERKINI, Janazah Korban Tewas Kecelakaan Mobil Terjun ke Jurang di Karangasem Sudah Dipulangkan

Baca juga: Rem Blong, Truk Tabrak Tebing di Rendang Karangasem, Kerugian 60 Juta

Baca juga: PTM Terbatas di Buleleng Dimulai 4 Oktober 2021, Bila Terjadi Klaster, Sekolah Bakal Ditutup 3 Hari

"Jika satdik ditentukan sebagai zona orange / merah oleh aplikasi PeduliLindungi, maka kegiatan PTM harus dihentikan," imbuhnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved