Breaking News:

PON XX Papua

Dianggarkan Sejak 2018, Menkeu Sri Mulyani Ungkap Rincian Anggaran PON XX Papua 2021

sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka PON XX kemarin, persiapan dan penyelenggaraan telah dibiayai sejak 2018 hingga 2021 melalui Anggaran

YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo bermain sepak bola, salah satunya dengan atlet legendaris asal Papua bernama Jack Komboy dalam pembukaan PON XX Papua, Sabtu (2/10/2021) 

TRIBUN-BALI.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan rincian anggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang akan berlangsung hingga 15 Oktober 2021 mendatang.

Sri Mulyani mengatakan, sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka PON XX kemarin, persiapan dan penyelenggaraan telah dibiayai sejak 2018 hingga 2021 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Perasaan saya dan perasaan saudara-saudara pasti sama, kita bangga berada di tanah Papua dan kita bangga berada di stadion terbaik di Asia Pasifik ini.

Kita bangga membuka PON ke-20, PON pertama kali diselenggarakan di tanah Papua," ujarnya melalui Instagram @smindrawati, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Cricket Bali akan Kawinkan Medali Emas, Presiden Jokowi Resmi Buka PON XX Papua 2021

Dia menjelaskan, pembiayaan disalurkan melalui APBD mencakup Dana Tambahan Infrastruktur (DTI), Dana Otonomi khusus (DOtsus), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Aokasi Khusus Fisik (DAKF) dan belanja kementerian atau lembaga (K/L) terkait.

"Pekan Olahraga ini menggambarkan kemajuan Papua.

Menunjukkan kesiapan infrastruktur di tanah Papua dan kesiapan masyarakat Papua dalam menyelenggarakan acara besar," kata Sri Mulyani.

Adapun total anggaran PON dari 2018 hingga 2021 kurang lebih sebesar Rp 10,43 triliun dengan rincian pada 2018 melalui DTI Rp 881,5 miliar dan K/L Rp 211,2 miliar.

Kemudian pada 2019 melalui DTI sebesar Rp 716,5 miliar, DOtsus Rp 1,10 triliun, DBH Rp 1,708 triliun, DAK fisik Rp 82,53 miliar, dan K/L Rp 758,93 miliar.

Sementara pada 2020 melalui DTI sebesar Rp 140,5 miliar, DOtsus Rp 1,44 triliun, DAK fisik Rp 18,55 miliar, K/L Rp 999,66 miliar dan pada 2021 lewat K/L Rp 793,73 miliar, serta bantuan pemerintah pusat melalui Kemenpora ke Papua Rp 1,58 triliun.

"Untuk berprestasi di kancah nasional dan internasional, PON ini juga punya makna besar bagi masyarakat Indonesia," pungkas Sri Mulyani.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menkeu Sri Mulyani Ungkap Rincian Anggaran PON XX di Papua

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved