Liga Inggris
Newcastle 13 Kali Lebih Kaya dari Manchester City Setelah Dibeli Putra Raja Salman
New Castle 13 Kali Lebih Kaya dari Manchester City Setelah Dibeli Putra Raja Salman
TRIBUN-BALI.COM - Klub legendaris Liga Inggris, Newcastle United menjadi sorotan utama saat jeda internasional berlangsung.
Pasalnya Newcastle United resmi diambil alih oleh putra Raja Arab Saudi, Muhammad Bin Salman.
Muhammad Bin Salman membeli Newcastle United melalui konsorsium miliknya yang bernama Public Investment Fund atau PIF.
Biaya yang dikeluarkan PIF untuk mengakuisisi klub berjuluk The Magpies itu terhitung besar.
Baca juga: Striker Muda Incaran AC Milan Ini Siap Diboyong Manchester United, Tottenham dan Manchester City
Mereka harus mengeluarkan dana senilai 300 juta Poundsterling untuk memuluskan ambisi itu.
Pihak Liga Inggris pun telah resmi memberikan pernyataan melalui laman resmi mereka.
“Liga Inggris, Klub Sepakbola Newcastle United dan St James Holdings Limited hari ini telah menyelesaikan perselisihan tentang pengambilalihan klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners dan RB Sports & Media,” tulis pernyataan resmi Liga Inggris, pada Jumat (8/10/2021).
Seperti yang dikatakan oleh pihak Liga Inggris, pemiliki saham utama The Magpies dimiliki oleh tiga perusahaan, dan semuanya adalah perusahaan super kaya yang dipegang oleh pemimpin yang memiliki ambisi besar.
Baca juga: Update Pembunuhan Khashoggi, Dokumen Baru Ungkap Dugaan Keterlibatan Putra Raja Salman
Sebanyak 80% Saudi Arabia PIF (Mohammed bin Salman) 10%, PCP Capital Partners (Amanda Staveley) 10%, RB Sports (Jamie Reuben).
Dilansir ESPN, Mohammed bin Salman memiliki harta sebesar 320 miliar poundsterling atau sekitar Rp 6.182,1 triliun, 13 kali lebih kaya dari pemilik Manchester City, Sheikh Mansour, yang hanya memiliki kekayaan 23 miliar poundsterling atau sekitar Rp 469 triliun.
Dengan kekayaan berlimpah, ambisi besar PIF pun terlontar melalui gubernur mereka, Al-Rumayyan.
"Kami sangat bangga menjadi pemilik baru Newcastle United, Salah satu klub paling ternama di sepak bola Inggris,"
"Kami berterimakasih kepada fans untuk kesetiaan luar biasa atas dukungan selama bertahun-tahun. Dan kami tidak sabar untuk bekerja bersama mereka," kata Al-Rumayyan dilansir TeleFootball.
Apa yang dilontarkan oleh Amanda Staveley lebih jelas lagi, ia tak main-main dalam proses jangka panjangnya bersama Newcastle.
"Kami bermaksud untuk menanamkan filosofi persatuan di seluruh Klub, menetapkan tujuan yang jelas, dan membantu memberikan kepemimpinan yang memungkinkan Newcastle United meraih pencapaian besar dalam jangka panjang," Kata Amanda dilansir Jurnalis Skysport, Keith Downie.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/yasir-al-rumayyan.jpg)