Tips Kesehatan
Apa Penyebab dan Gejala Alergi Kacang?
Alergi kacang merupakan reaksi tubuh berlebih saat mengonsumsi kacang atau makanan yang mengandung kacang-kacangan.
Permen: coklat, nougat, marzipan
Es krim, makanan penutup beku, puding, coklat panas
Sereal dan granola Roti gandum
Berbagai macam saus (barbeque, sambal, pesto, kuah daging, glasir, atau acar)
Salad dan bumbunya Jenis makanan untuk dihindari:
- Selai kacang
- Pasta kacang
- Minyak kacang
- Tepung kacang
- Ekstrak kacang
Baca juga: Penyebab Benjolan di Bibir yang Terasa Nyeri, Mulai dari Virus Sampai Alergi
Baca juga: Infeksi Virus Sampai Alergi, Ini Macam-Macam Penyebab Benjolan di Bibir
Faktor Risiko
Usia Alergi makanan paling umum dialami oleh anak-anak, khususnya balita dan bayi.
Seiring bertambahnya usia, sistem pencernaan akan lebih kebal terhadap makanan yang dapat menimbulkan alergi.
Riwayat alergi kacang Anak dengan alergi kacang dapat sembuh dengan sendirinya.
Namun, tidak menutup kemungkinan alergi akan kembali kambuh.
Alergi lainnya Jika telah memiliki alergi terhadap suatu makanan, terdapat risiko lebih tinggi bagi seseorang untuk mengidap alergi lainnya.
Tak hanya itu, hal ini juga berlaku untuk tipe alergi lain.
Contohnya, jika seseorang memiliki alergi terhadap serbuk bunga, hal ini menaikkan risiko orang tersebut memiliki alergi makanan.
Riwayat alergi keluarga Jika anggota keluarga lain memiliki riwayat alergi kacang, ataupun alergi makanan lainnya, hal ini dapat menaikkan risiko seseorang mengalami alergi.
Dermatitis atopik Beberapa orang dengan penyakit kulit dermatitis atopik atau eksim ditemukan memiliki alergi terhadap makanan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Alergi kacang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-alergi-foto-tidak-terkait-berita.jpg)