Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga Italia

Siapa Penerus Samir Handanovic di Inter Milan? Duo Legenda I Nerazzurri Beberkan Fakta Ini

I Nerazzurri atau Inter Milan sukses mematahkan dominasi Juventus di musim lalu dengan meraih gelar Scudetto Liga Italia musim 2020/2021.  

Editor: Ady Sucipto
instagram/samirhandanovic
Kiper sekaligus kapten Inter Milan, Samir Handanovic 

TRIBUN-BALI.COM – I Nerazzurri atau Inter Milan sukses mematahkan dominasi Juventus di musim lalu dengan meraih gelar Scudetto Liga Italia musim 2020/2021.  

Namun demikian, kegembiraan Inter Milan meraih gelar Scudetto dibayangi kisah tak mengenakkan soal finansial klub yang tengah dalam krisis.

Prahara Inter Milan kian mendalam setelah allenatore Antonio Conte memutuskan untuk mengundurkan diri seusai mempersembahkan gelar juara Serie A.

Kini Inter Milan kembali menghadapi persoalan tak mengenakkan terkait isu pensiun kiper Samir Handanovic yang dikhawatirkan oleh fans dan suporter I Nerazzurri.

Sosok Samir Handanovic di Inter Milan memang tidak tergantikan kendati ia kini tengah memasuki usia senja, 37 tahun.

Penyerang Fiorentina asal Argentina Nicolas Gonzalez (kiri) menembak kiper Inter Milan asal Slovenia Samir Handanovic dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara ACF Fiorentina dan Inter Milan di Stadion Artemio Franchi di Florence, pada 21 September 2021. ANDREAS SOLARO / AFP
Penyerang Fiorentina asal Argentina Nicolas Gonzalez (kiri) menembak kiper Inter Milan asal Slovenia Samir Handanovic dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara ACF Fiorentina dan Inter Milan di Stadion Artemio Franchi di Florence, pada 21 September 2021. ANDREAS SOLARO / AFP (ANDREAS SOLARO / AFP)

Baca juga: Update Bursa Transfer Pemain: Striker dan Gelandang Inter Milan Ini Siap Out dari Giuseppe Meazza

Baca juga: Kabar Gembira Buat Internisti Soal Nicolo Barella, Manajemen Inter Milan Sodorkan Kontrak Baru Ini

Bergabung sejak 2012, penjaga gawang kelahiran 1984 ini tidak tergantikan.

Kedatangannya sempat dipertanyakan, ia menjadi pengganti bagi Julio Cesar yang dianggap sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa.

Posisinya stabil meskipun sempat mendapat kritikan karena Inter Milan finish di peringkat ke-9 musim 2012/2013.

Tetapi di tahun yang sama, ia masuk dalam tim terbaik Liga Italia, dan peringkat 8 kiper terbaik dunia versi IFFHS.

Penampilan konsisten Handanovic sering kali dipandang sebelah mata oleh supporter Inter Milan, karena tidak lepas dari permainan buruk dari Nerazzurri.

Inter Milan nyaris nihil prestasi setelah meraih treble pada 2010, dan berulang kali mengalami masalah di ruang ganti pemain.

Dari sekian banyak masalah, Inter Milan beruntung bahwa Samir Handanovic tidak pernah sedikitpun berpikiran untuk hengkang.

Sejak 2013, Handanovic selalu menjadi buruan tim-tim besar.

Barcelona sempat menawar Handanovic dengan harga 23 Juta Poundsterling, namun tawaran itu tidak dipedulikannya.

Semusim setelahnya giliran Manchester United menggoda Handanovic setelah saga perpajangan kontrak David de Gea, sekali lagi, Handanovic memilih bertahan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved