Breaking News:

Berita Bali

Peduli Hewan Terlantar, YPPI Mengajak Seluruh Lapisan Masyarakat untuk Memerhatikan Hewan Domestik

Memperlakukan makhluk hidup dengan baik memang sudah menjadi kewajiban manusia.

Istimewa/YPPI
Foto : Yayasan Proyek Peduli Bantu Anjing Anjing Terlantar di Pantai Geger - Peduli Hewan Terlantar, YPPI Mengajak Seluruh Lapisan Masyarakat untuk Memerhatikan Hewan Domestik 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Memperlakukan makhluk hidup dengan baik memang sudah menjadi kewajiban manusia.

Tetapi, dalam perjalanannya masih banyak perlakuan tidak manusiawi bukan hanya terhadap manusia, melainkan terhadap hewan.

Keberadaan hewan terlantar seperti anjing dan kucing tidak dapat dipungkiri, terutama di Pulau Bali.

Bali memiliki populasi anjing yang terus meningkat setiap tahunnya.

Baca juga: Dog Lover Ini Bahagia Bisa Masuk Google Map Saat Jalan Bareng Anabulnya di Bali

Bahkan, Bali sudah termasuk daerah rabies sejak tahun 2009.

Apalagi, dengan terbatasnya alat edukasi masyarakat, kepedulian terhadap kesejahteraan anjing dan kucing masih rendah, sehingga sering terjadi kekerasan terhadap hewan domestik.

Yayasan Proyek Peduli Indonesia (YPPI) merupakan perusahaan non-profit yang sudah terdaftar pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia (DITJEN AHU).

Yayasan ini bergerak di bidang kesejahteraan hewan khususnya hewan domestik seperti anjing dan kucing, serta bermitra dengan MissionPawsible.org yang terdaftar secara hukum di Australia dan Amerika Serikat.

Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hewan domestik di Bali.

Zoewinna Louisa sebagai Ketua Yayasan Proyek Peduli Indonesia mengatakan bahwa,” Yayasan ini didirikan pada Januari 2020 oleh komunitas pecinta hewan domestik yang masing-masing telah berkecimpung di bidangnya dalam beberapa tahun terakhir. Dengan ini kami ingin mengajak komunitas, yayasan, dinas terkait, serta masyarakat Bali untuk mensejahterakan hewan domestik di Bali khususnya melestarikan anjing Bali sebagai warisan budaya yang secara tidak langsung menjadi bagian dari jati diri sejarah dan pariwisata Bali.”

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved