Breaking News:

Berita Denpasar

Sejumlah ABG di Denpasar Lakukan Aksi Curas, Jansen: Modusnya Jual Obat Kuat Melalui Aplikasi MiChat

Enam orang yang masih berusia belasan tahun, diamankan pihak kepolisian Polresta Denpasar setelah melakukan aksi kriminal dengan cara atau modus baru

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus bersama jajaran saat merilis kasus curas yang dilakukan anak-anak. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang berhasil diungkap Satreskrim Polresta Denpasar berhasil menemukan enam orang tersangka berusia belasan tahun.

Enam orang yang masih berusia belasan tahun, diamankan pihak kepolisian Polresta Denpasar setelah melakukan aksi kriminal dengan cara atau modus baru.

Modus mereka pura-pura menawarkan atau menjual obat kuat melalui aplikasi MiChat, setelah korbannya tergiur dan ingin membeli para tersangka lalu melakukan curas.

Berdasarkan keterangan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat dan Kasi Humas Iptu I Ketut Sukadi, pihaknya menerima laporan adanya kasus curas oleh korban bernama Jefriyanto berusia 20 tahun.

Baca juga: Satreskrim Polresta Denpasar Ungkap 2 Kasus Curas, Satu Diantaranya Ada Tersangka di Bawah Umur

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek pada kepala dan kehilangan barang berharganya.

"Korban Jefriyanto mengalami kekerasan dan barang-barangnya dihilangkan (dicuri) oleh enam orang tersangka. Empat tersangka diantaranya masih dibawah umur," ujar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin 11 Oktober 2021.

Berdasarkan keterangan korban kepada petugas kepolisian, kejadian ini sebelumnya terjadi di Jalan Gunung Talang VI C, Nomor 12, Denpasar pada Sabtu 2 Oktober 2021 sekitar pukul 02.56 wita.

Dimana saat itu korban memesan kapsul obat kuat kepada tersangka bernama Nanda melalui aplikasi MiChat, setelah menentukan harga mereka bertemu di TKP.

Saat bertemu, korban kemudian hendak membayar obat kuat yang ditawarkan, akan tetapi saat korban membayar tiba-tiba para tersangka datang dan langsung mengambil dompet milik korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved