Breaking News:

Berita Badung

Tim Reskrim Polres Badung Menyebar di 4 Kabupaten/Kota se-Bali, Napi yang Kabur Berhasil Diringkus

Bahkan Jajaran reskrim sampai menyebar di empat kabupaten/kota yakni di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Jembrana dan Buleleng

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Napi I Gede Loka Wijaya saat diamankan jajaran reskrim Polres Badung pada Minggu 10 Oktober 2021. 

Tahun 1997 pelaku melakukan pencurian uang dan Hp di Kabupaten Jembrana divonis  hukuman 1 tahun  penjara.

Selanjutnya, pada tahun 1999 pelaku melakukan pencurian emas  di Kabupaten Jembrana divonis hukuman 7 bulan penjara.

 Tahun 2001 pelaku melakukan penggelapan 1 unit sepeda motor di Kabupaten Jembrana divonis hukuman 1,5 tahun penjara.

Tahun 2010 pelaku melakukan pencurian konter HP di  Kabupaten Jembrana divonis 5 tahun penjara.

Baca juga: Awig-Awig Bisa Menjaga Eksistensi Subak, Minimalkan Alih Fungsi Lahan di Kabupaten Badung

Begitu juga Serta tahun 2018 pelaku melakukan pencurian toko laptop di jalan kebo iwa Denpasar divonis 1,5 tahun penjara.

Serta terakhir, di Desa Cemagi Mengwi tahun 2020 dan diamankan  di Polsek Mengwi.

“Jadi sebelumnya dia, mencuri kendaraan dan mengganti plat nomornya untuk mengelabui petugas,” jelasnya.

Kendati demikian saat ini, Made Loka bisa mendapatkan tambahan hukuman. Pasalnya setelah kabur pelaku sempat mencuri sepeda motor di wilayah Jembrana.

 “Kalau masalah pencurian selanjutnya ditangani di Jembrana, mengingat TKP-nya di Jembrana,” tungkasnya.

Seperti diketahui, Napi yang kabur di Lapas Kelas II A Kerobokan yang bernama I Gede Loka Wijaya, (47) akhirnya diringkus jajaran sat reskrim polres Badung pada Minggu 10 Oktober 2021 malam.

Sebelum diamankan, sempat dilakukan pembuntutan untuk memastikan pelaku.

Sehingga langsung diamankan kemarin malam sekitar  pukul 21.30 wita. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved