Breaking News:

Karangasem

Bocah di Karangasem Dianiaya Orang Tuanya Hingga Meregang Nyawa

Seorang bocah berusia 13 tahun tewas setelah dianiaya benda tumpul di bagian kepala.  Tewasnya siswa SD di Desa Purwakerti

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN BALI/SAIFUL RAHIM
Kapolres Karangasem, AKBP Ricko AA Taruna didampingi Wakapolres, Kasatreskrim, dan Kasubag Humas Polres Karangasem mengelar press release, Rabu (13/10) siang. 

TRIBUN BALI, AMLAPURA/ - Seorang bocah berusia 13 tahun tewas setelah dianiaya benda tumpul di bagian kepala. 

Tewasnya siswa SD di Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem itu menyisakan pilu bagi keluarga. 

Bagaimana tidak, pelaku yang merenggut nyawa bocah SD itu tidak lain adalah orang tua korban sendiri. 

Hal ini diketahui setelah tim  Tim Forensik RS Sanglah mengeluarkan hasil autopsi terhadap jenazah korban. 

I Nengah Kicen (32) tega menganiaya bocah kelas 6 SD tersebut hingga meninggal dunia. 

Baca juga: Misteri Kematian Siswa Kelas 6 di Karangasem Terungkap, Korban Meninggal Akibat Pukulan Benda Tumpul

Kapolres Karangasem, AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna, mengungkapkan, Kadek Sepi meninggal murni dikarenakan mengalami kekerasan.

Luka lebam ditemukan di beberapa titik ditubuhnya.

Luka-luka tersebut ternyata akibat pukulan benda tumpul.

Ini sesuai dengan hasil pemeriksaan Tim Forensik.

"Penyebab kematian karena kekerasan (pukulan) benda tumpul pada leher, mengakibatkan terlepasnya sendi tulang leher dan menimbulkan robekan pembuluh nadi yang berada sekitar saluran penonjolan tulang belakang," imbuh Ricko saat press release, Rabu 13 Oktober 2021 siang. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved