Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

AC Milan

Habis Hakan Calhanoglu Terbitlah Brahim Diaz, Ini Keistimewaan Peran Kuncinya di AC Milan

Hengkangnya trequastita Hakan Calhanoglu dari AC Milan sempat membuat lini gelandang Rossoneri kosong.

Editor: Ady Sucipto
MIGUEL MEDINA / AFP
Gelandang AC Milan Spanyol Brahim Diaz (kiri) merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Sampdoria dan AC Milan di stadion Luigi Ferraris di Genova pada 23 Agustus 2021. MIGUEL MEDINA / AFP 

TRIBUN-BALI.COM – Hengkangnya trequartista Hakan Calhanoglu dari AC Milan sempat membuat lini gelandang Rossoneri kosong.

Namun kini para penggemar AC Milan tak perlu lagi cemas, lantaran Rossoneri telah mendapat sosok muda trequartista baru bertalenta, Brahim Diaz.

Brahim Diaz kini telah menjelma sebagai pemain yang punya peran kunci membangun serangan di AC Milan, dan bakatnya kini kian terasah tajam.

Kendati penunjukkan Brahim Diaz sebagai gelandang serang AC Milan sempat diragukan banyak kalangan, namun ia kini telah membayar kepercayaan manajemen dengan peran kunci yang dimainkannya.

Baca juga: Ini Syarat Franck Kessie Bisa Diboyong Inter dari AC Milan, Barella Belum Sepakat dengan Nerazzurri

Baca juga: KABAR TERKINI AC MILAN: Pahlawan Euro 2020 Segera Perpanjang Kontrak, Kessie Masih Ragu

Menariknya, dalam struktur AC Milan sosok Brahim Diaz kini telah mendapatkan kepercayaan luar biasa, demikian dikutip Tribun Jogja dalam laporan analisis di laman SempreMilan.

Brahim Diaz bahkan mendapat nomor punggung 10 yang menjadi dambaan bagi setiap pemain, di AC Milan nomor ini digunakan oleh Clarence Seedorf dan Rui Costa yang memainkan peran krusial di Rossoneri.

Brahim Diaz mengawali musim ini di AC Milan dengan torehan sementara empat gol dan dua assist.

Pencapaian itu membuat AC Milan melupakan kekhawatiran yang muncul pada pra-musim, ketika Rossoneri tidak memiliki siapa pun untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Calhanoglu.

Gelandang AC Milan Spanyol Brahim Diaz (kanan) berlari dengan bola saat wasit Turki Cuneyt Cakir (kiri) mengikuti aksi selama pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions UEFA antara AC Milan dan Atletico Madrid pada 28 September 2021 di stadion San Siro di Milan. MIGUEL MEDINA / AFP
Gelandang AC Milan Spanyol Brahim Diaz (kanan) berlari dengan bola saat wasit Turki Cuneyt Cakir (kiri) mengikuti aksi selama pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions UEFA antara AC Milan dan Atletico Madrid pada 28 September 2021 di stadion San Siro di Milan. MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

Di posisi tersebut, kini Diaz dituntut untuk bisa keluar dari tekanan baik ketika lawan memainkan tekanan tinggi atau mnenerapkan sistem parkir bus.

Pasalnya, satu hal yang dibutuhkan pemain No.10 dalam sepak bola modern adalah tahan terhadap tekanan terutama saat bermain di separuh lapangan lawan.

Diaz memiliki potensi untuk mengatasi situasi tersebut.

Dengan postur yang tidak tinggi, kaki yang cepat, dan kemampuan untuk mengalahkan pemain, Diaz memiliki kemampuan untuk lolos dari penjagaan lawan.

Ia akan menemukan ruang yang membantu AC Milan menggiring bola lebih cepat daripada saat mereka memiliki Calhanoglu di posisi tersebut.

Baca juga: AC Milan Siap Gaet Striker 92 Gol, Liverpool Incar Kessie dan Romagnoli

Baca juga: Striker Torino Andrea Belotti Kini Jadi Incaran AC Milan dan Inter Milan, Manfaatkan Transfer Gratis

Pemain AC Milan Brahim Diaz melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Venezia dilanjutan Serie A Liga Italia pekan ke-5, Kamis 23 September 2021. AC Milan menuai kemenangan 2-0 atas Venezia.
Pemain AC Milan Brahim Diaz melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Venezia dilanjutan Serie A Liga Italia pekan ke-5, Kamis 23 September 2021. AC Milan menuai kemenangan 2-0 atas Venezia. (twitter@acmilan)

Ketangguhan Diaz didukung oleh kemampuannya melakukan kontrol dekat yang baik dan sentuhan pertama yang tepat.

Diaz akan mengalahkan lawannya dan kemudian menggiring bola ke lini depan, menarik pemain bertahan lawan keluar dari posisi mereka dan menciptakan ruang bagi penyerang AC Milan lainnya.

Hakan dulu memerankan dirinya untuk mengatur tempo cepat dan dan memperlambat permainan.

Celah kecil

Apa yang dilakukan pemain seperti Brahim Diaz dan Papu Gomez adalah melewati rintangan di antara garis pertahanan, menemukan ruang kecil dari untuk dapat mendatangkan malapetaka lewat serangan tak terduga.

Saat bermain melawan tim yang cukup dalam atau tim yang memiliki tekanan tinggi seperti Atalanta atau Liverpool, ide utamanya adalah membatasi ruang dan mengurangi area di lapangan.

Oleh karena itu pemain seperti Diaz berperan penting bagi AC Milan untuk memiliki seseorang yang memiliki ide dan pergerakan yang kreatif.

Tentu saja pemain berusia 22 tahun itu jauh dari paket lengkap, tetapi dia jelas merupakan sosok yang sedang mengalami peningkatan dari apa yang kita lihat di musim lalu.

Permanenkan penuh

Kiprah ciamik Brahim Diaz di San Siro benar-benar membuat jatuh hati fans Milanisti dan AC Milan dilaporkan tengah menyiapkan rencana untuk mempermanenkan sang pemain di bursa transfer pemain musim mendatang.

Persoalannya pemilik nomor punggung 10 di Rossoneri ini diketahui masih berstatus sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid selama semusim pada 2020 lalu.  

Tentu ini krusial bagi AC Milan dengan kiprah dan kualitas yang dimiliki seorang Brahim Diaz.  

Lalu pemain Spanyol itu direkrut kembali dari Real Madrid selama musim panas dengan status pinjaman dua tahun.

Meskipun awalnya pemain Spanyol itu kesulitan beradaptasi, beberapa kontribusinya menjelang akhir musim cukup meyakinkan manajemen untuk membawanya kembali.

Direktur AC Milan Rossoneri Paolo Maldini dan Ricky Massara disebut ingin mengontraknya secara permanen, seperti dikutip TribunJogja.com dari il Corriere dello Sport via MilanNews.

Namun Los Blancos akan memiliki keputusan terakhir karena mereka memiliki pembelian kembali yang disertakan sebagai bagian dari kesepakatan.

Kedua pihak akan membicarakannya nanti mengingat mereka memiliki waktu hingga musim panas 2023 untuk membuat keputusan.

Namun yang pasti, AC Milan dipastikan memiliki keinginan besar untuk mempermanenkan Brahim Diaz dari Real Madrid seperti pada Fikayo Tomori dari Chelsea.

Laporan lain menyebut bahwa Rossoneri telah berpikir untuk mengontrak Brahim Diaz dengan kontrak permanen dari Real Madrid.

Pemain Spanyol itu telah menunjukkan peningkatan pesat dengan mencetak 4 gol dan 2 assist di Serie A dan Liga Champions.

Perkembangannya yang terjadi itu di tengah keraguan setelah hengkangnya Hakan Calhanoglu ke Inter Milan di musim panas lalu dengan status bebas transfer.

Calciomercato.com menyebut, bahwa rahasia moncernya performa Brahim Diaz adalah hubungannya dengan pelatih kepala Stefano Pioli yang dianggap sebagai sosok ayah.

Pemain berusia 22 tahun itu juga dekat dengan semua rekan satu timnya yang membuatnya tidak ingin mempertimbangkan tawaran lain yang datang untuknya.

Kesepakatan dengan Real Madrid adalah sebagai berikut: €3 juta untuk pinjaman dua tahun dan €19 juta untuk membuat kesepakatan menjadi permanen.

Akan ada waktu untuk membuat semua penilaian yang tepat tetapi baik Maldini dan Massara sudah memiliki niat untuk mengaktifkan klausul tersebut.

Real Madrid memiliki pembelian kembali seharga € 27 juta, dan impian Brahim adalah mengenakan seragam Los Blancos, tetapi masa depannya masih terbuka lebar.

(*/ Tribun Jogja )

Simak kabar AC Milan lainnya 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Berita AC Milan: Brahim Diaz Bayar Kepercayaan Rossoneri, Fans Boleh Lega dengan Peran Krusialnya

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved