Breaking News:

Berita Badung

Proyek Jalan Lingkar Selatan di Badung Mandek,Dinas PUPR Sebut Biaya Pembebasan Lahan Capai Rp 700 M

sampai saat ini Badung mengalami masalah anggaran sehingga belum bisa mengerjakan proyek tersebut. Bahkan untuk pembebasan lahan saja Badung

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Giri Prasta saat menerima dan melakukan penandatangan Trasa Final dengan PT. PII terkait Penjaminan Proyek KPBU Pembangunan Jalan Lingkar Selatan di Ruang Nayaka Gosana I Puspem Badung, Rabu (10/3/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Proyek Jalan Lingkar selatan yang dicanangkan pemkab Badung sampai saat ini belum terlihat.

Bahkan  proyek jalan tersebut kini menjadi program yang  terulang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021.

Hal itu lantaran, sampai saat ini Badung mengalami masalah anggaran sehingga belum bisa mengerjakan proyek tersebut. Bahkan untuk pembebasan lahan saja Badung membutuhkan dana ratusan miliar rupiah.

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, IB Surya Suamba  tak menampik hal tersebut.

Baca juga: Terbukti Jual Beli Sabu, Oknum Polres Badung, Made Ardhana Diganjar Bui 8 Tahun

Pihaknya mengakui untuk rancangan proyek jalan lingkar ini masih berproses.

"Masih berproses kita untuk proyek itu. Mungkin dilakukan secara bertahap," ujarnya saat dikonfirmasi Kamis 14 Oktober 2021.

Birokrat asal Tabanan itu mengaku  saat ini masih dalam proses pembebasan lahan.

Hanya saja, karena ada masalah anggaran pembebasan lahan pun belum bisa dilaksanakan sesuai harapan.

"Kondisinya seperti ini, kan belum bisa dilaksanakan. Estimasi biaya pembebasan lahan mencapai Rp 700 miliar," katanya.

Surya Suamba mengaku, Jalan Lingkar Selatan terdiri dari 4 segmen yang 2 segmen diantaranya didanai oleh APBD Kabupaten Badung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved