Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Piala Thomas dan Uber 2021

Meski Kalah, Putri Kusuma Wardani Senang Bertemu Banyak Pemain Top Dunia

Putri menyerah dua gim langsung 9-21, 21-23 pada Busanan yang menempati peringkat 13 dunia itu dalam waktu 45 menit.

Editor: DionDBPutra
Domentasi PBSI
Putri Kusuma Wardani 

Lewat laga yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Jumat pagi WIB, Siti Fadia/Ribka akhirnya menang 21-19, 15-21, 21-15 dalam 76 menit. Kemenangan ini membuat skor Indonesia dan Thailand menjadi 2-2.

"Kami memang meneladani Kak Greysia dan Kak Apriyani. Mereka menjadi sumber inspirasi kami. Setiap hari kami latihan bersama dan melihat bagaimana semangat kedua pemain senior itu," kata Siti Fadia dalam keterangan resmi PP PBSI.

Ribka menambahkan, sebagai pemain, seniornya tersebut bisa memberikan teladan dan semangat setiap berlatih dan bertanding. Semangat itulah yang mereka bawa saat mengalahkan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanacha yang berada di rangking 22 dunia tersebut.

"Kak Greysia dan Kak Apriyani terus membimbing dan memberi semangat kepada kami," kata Ribka.

Dengan keberhasilan menyumbangkan angka tersebut, baik Ribka maupun Siti Fadia mengaku senang bisa menang dan mempersembahkan angka untuk skuat Merah-Putih. Pasangan rangking 34 dunia itu mengaku puas dengan performanya.

Mewariskan keteladanan

Sebelumnya, ganda putri nomor satu Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu sudah lebih dulu menyumbang angka bagi Skuad Merah Putih dengan kemenangan 21-17, 17-21, 21-19 atas Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.

Dengan kemenangan tersebut, pasangan itu mengatakan ingin mewariskan keteladanan.

"Dari awal kami sudah siap bahwa lawan memiliki kualitas. Setiap ketemu poinnya juga tidak pernah jauh. Selalu ramai terus. Kami harus siap capek dan mau menang dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," kata Apriyani.

"Kita bersyukur bahwa kemenangan ini bukan hanya untuk kami sendiri, tetapi juga memberi poin untuk tim Uber Indonesia, sehingga adik-adik yang lain bisa main dan punya kesempatan memberikan yang terbaik. Itulah harapan kami terhadap tim Uber Indonesia ini," timpal Greysia.

Greysia mengatakan, bisa jadi perebutan Piala Uber 2020 merupakan yang terakhir. Karena itu, dia ingin memberikan warisan terbaik.

"Kami ingin mewariskan siapa tahu ini Piala Uber terakhir saya, sehingga saya bisa mewariskan ke adik-adik. Mereka tidak saja melihat saya bermain tetapi bisa ikut merasakan bermain di ajang yang demikian besar seperti di Piala Uber. Berkat kemenangan, saya memberi kesempatan kepada adik-adik untuk bermain dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," pesan Greysia. (antara)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved