Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Danu Berbohong Bersihkan TKP Pembunuhan Tuti dan Amalia? Polisi: Tak Ada Anggota yang Menyuruh Danu

Danu Berbohong Bersihkan TKP Pembunuhan Tuti dan Amalia, Polisi: Tak Ada Anggota yang Menyuruh Danu

Tayang:
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Muhammad Ramdanu (21) salah seorang saksi yang sempat disebut memiliki akses keluar-masuk dari rumah korban Tuti dan Amalia. 

TRIBUN-BALI.COM - Benarkah Danu disuruh polisi membersihkan TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat?

Pengakuan yang muncul belakangan menjelang pengungkapan tersangka pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu itu menuai polemik.

Polda Jabar bahkan turun tangan untuk menguji kebenaran informasi yang disampaikan Danu itu.

Danu adalah saksi kunci kasus pembunuhan sadis tersebut.

Baca juga: Pengakuan Danu Disuruh Masuk ke Mobil Alphard Dibantah Pihak Kepolisian, Ada yang Berbohong?

Pengakuan Danu juga menyeret Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zainal yang juga turut diperiksa polisi.

Kini, terkuak kalau pengakuan Danu tersebut tidak benar.

Diketahui, Danu merupakan keponakan Tuti sekaligus saksi kunci pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Selama menjadi saksi kuci, Danu sudah diperiksa pihak kepolisian hingga belasan kali.

Meski begitu, hingga dua bulan berlalu, polisi masih belum bisa menetapkan dan mengungkapkan pelaku pembunuhan di Subang.

Ketika polisi masih terus memburu pelaku pembunuhan, tiba-tiba Danu memberikan pengakuan mengejutkan.

Beberapa waktu lalu, dilansir dari laman Youtube Misteri Mbak Suci, Danu mengaku membersihkan TKP pembunuhan Tuti dan Amalia karena disuruh oknum polisi.

Keponakan Tuti ini menceritakan bahwa tanggal 19 Agustus 2021, atau sehari setelah kejadian, ia sempat diajak masuk ke dalam mobil Alphard, tempat jasad Tuti dan Amalia ditemukan.

Menurut pengakuan Danu, ia masuk ke dalam mobil itu lantaran disuruh oleh pihak kepolisian dari Polres Subang.

"Itu disuruh sama polisi. Sama pihak kepolisian ikut, tadinya Danu juga enggak mau ikut tapi ikut aja, nurut. Ada polisi sama sopir polisi," papar Danu, saat itu.

Ketika itu, Danu membuka pintu mobil tanpa pakai sarung tangan.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved