Breaking News:

Berita Denpasar

Ditangkap Saat Nempel Sabu di Denpasar, Yulian Dituntut 7 Tahun Penjara

Diketahui, Yulian ditangkap petugas kepolisian saat akan menempel beberapa paket sabu di seputaran Sesetan, Denpasar. 

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Yulian Darlianto (33) dituntut pidana penjara selama tujuh tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa kelahiran Pringsewu, Lampung, 7 Juli 1987 ini dituntut pidana karena diduga terlibat peredaran narkotik golongan I jenis sabu.

Diketahui, Yulian ditangkap petugas kepolisian saat akan menempel beberapa paket sabu di seputaran Sesetan, Denpasar. 

Surat tuntutan itu telah dibacakan JPU dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 19 Oktober 2021.

Baca juga: Kaka Slank Datangi Satlantas Polresta Denpasar untuk Buat SIM Baru, AKP Bhayangkara:Dia Ikuti Aturan

"Tuntutan terhadap terdakwa sudah dilayangkan jaksa penuntut.

Terdakwa Yulian dituntut pidana penjara tujuh tahun, denda Rp 1,5 miliar subsider satu tahun penjara," terang Pipit Prabhawanty selaku penasihat hukum terdakwa. 

Oleh JPU, kliennya dinyatakan, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotik golongan I bukan tanaman.

Terdakwa pun dijerat pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik. 

"Menanggapi tuntutan jaksa, kami mengajukan pembelaan tertulis," ucap pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini.

Seperti diketahui, terlibatnya terdakwa dalam peredaran narkotik bermula saat berkenalan dengan seseorang bernama Kokoh (DPO).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved