Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Pengakuan Danu Disuruh Masuk ke Mobil Alphard Dibantah Pihak Kepolisian, Ada yang Berbohong?
Pengakuan Danu Disuruh Masuk ke Mobil Alphard Dibantah Pihak Kepolisian, Ada yang Berbohong?
Diungkap Danu pula, saat itu ia sempat ikut masuk ke dalam mobil tempat jasad Tuti dan Amalia ditemukan.
"Gak kepikiran, namanya juga inget terus (ke Tuti dan Amalia) jadi ikut aja, ke dalam mobil ikut," ujar Danu.
Pengakuan Danu beberapa waktu lalu itu nyatanya telah diketahui oleh polisi.
Guna meluruskan pengakuan Danu, pihak Polres Subang pun memanggil Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zainal pada Senin (18/10/2021) malam.
Mengurai hasil pertemuannya dengan pihak kepolisian, Indra Zainal pun memberikan penjelasan.
Melalui kanal Youtube-nya, Indra Zainal meluruskan isu soal pengakuan Danu diminta datang oleh polisi ke TKP pembunuhan.
"Seolah-olah dari keterangan Danu itu bahwa Danu dibawa oleh pihak kepolisan pada tanggal 19 Agustus ke TKP," ujar Indra Zainal dilansir TribunnewsBogor.com dari indra zainal chanel, Selasa (19/10/2021).
Tak cuma Indra, Danu juga turut dipanggil oleh pihak kepolisian.
Hingga akhirnya diungkap Danu, bahwa ia mengaku tidak pernah diminta anggota kepolisian untuk datang ke TKP.
"Dijelaskan Danu bahwa tidak ada anggota polisi yang membawa dia ke TKP," imbuh Indra Zainal.
Lebih lanjut, Indra Zainal polisi juga membantah pernyataan Danu soal disuruh masuk ke mobil tempat jasad ibu dan anak ditemukan.
Hal itu diungkap Indra Zainal berdasarkan pengakuan terbaru Danu dan bantahan dari polisi.
"Polisi tidak pernah menyuruh Danu untuk menaiki mobil Alphard tersebut,"
"Masalah yang mobil Alphard itu. Polisi pun biasanya tidak akan memindahkan sesuatu barang bukti dari tempat awalnya sebelum proses identifikasi selesai," ungkap Indra Zainal.
Mendalami pengakuan Danu, pihak kepolisian saat ini masih dalam proses penyelidikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/danu-ada-di-tkp-subang.jpg)