Breaking News:

Music Zone

Ubud Village Jazz Festival 2021 'Revival', Bangkit di Tengah Pandemi, Rayakan Jazz Berkonsep Hibrid

Festival jazz yang masuk tahun kedelapan dan telah digelar sejak tahun 2013 berlangsung dua hari, Jumat, 29 Oktober 2021 berakhir Sabtu, 30 Oktober 20

Penulis: Putu Candra | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Putu Candra
Yuri Mahatma (kiri) dan Anom Darsana (kedua dari kanan) selaku pendiri UVJF foto bersama pendukung lainnya usai jumpa pers. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sempat tertunda setahun lantaran pagebluk Covid-19, gelaran musik jazz tahunan terbesar, juga paling disegani di Bali kembali hadir.

Ya, Ubud Village Jazz Festival (UVJF) edisi 2021 kembali dihelat di Arma Museum, Pengosekan, Ubud.

Festival jazz yang masuk tahun kedelapan dan telah digelar sejak tahun 2013 berlangsung dua hari, Jumat, 29 Oktober 2021 berakhir Sabtu, 30 Oktober 2021.

Seperti UVJF dari tahun ke tahun sebelumnya, UVJF 2021 yang didukung oleh Kemenparekraf dan Kemenkop UMKM ini akan menyuguhkan konsep berbeda.

Namun kali ini ditengah situasi pandemi, UVJF 2021 dirayakan dengan konsep hibrid.

Baca juga: Pecinta Musik Jazz Bersiaplah, Ubud Village Jazz Festival akan Digelar 29 dan 30 Oktober Mendatang

Baca juga: 25 Tahun Berkarya di Industri Musik, Navicula Akhirnya Rilis Lagu Berbahasa Bali Pertama

Para penikmat jazz disuguhkan dua pilihan menonton. 

"Ubud Village Jazz Festival 2021 akan diadakan dalam dua hari. Hal baru adalah bahwa ini adalah festival hibrid. Penonton dapat memilih apakah akan menghadiri konser langsung di tempat, atau melalui live streaming langsung," terang Yuri Mahatma selaku pendiri UVJF dalam jumpa pers di Kubu Kopi, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Kamis, 21 Oktober 2021.

Bagi penyelenggara gelaran UVJF 2021 adalah yang paling menantang, karena harus sejalan dengan aturan yang dikeluarkan pemerintah terkait situasi pendemi.

Mulai dari pembatasan, persyaratan, sekaligus relaksasi yang diberikan oleh otoritas Covid-19 nasional. 

"Sangat menantang karena kita semua, tidak hanya penyelenggara, tetapi semua orang yang terlibat, musos, vendor, tenant dan lainnya. Bersama-sama kita harus memastikan bahwa itu akan aman untuk semua orang dan untuk Bali," papar Yuri. 

"Tentunya kita semua tidak ingin terkena lagi gelombang penyebaran Covid-19 di kemudian hari. Untuk itu dari lubuk hati yang terdalam, pihak penyelenggara menghimbau kepada semua pihak, khususnya para pengunjung festival untuk mematuhi protokol kesehatan dengan ketat," pesannya. 

Kembali digelarnya UVJF 2021 diharapkan bisa menjadi pemantik gelaran festival seni lainnya di Bali.

Pula bisa membantu membangkitkan industri musik dan sektor pariwisata yang luluh lantak akibat pandemi. 

"Bisa kita lihat di Ubud saat ini hotel-hotel masih sepi. Mudah-mudahan dengan adanya jazz festival ini dapat memberi angin segar bagi masyarakat di Ubud dan bisa membantu menggerakan kembali roda perekonomian," harap Anom Darsana selaku direktur sekaligus pendiri UVJF. 

Baca juga: Grup Musik asal Bali, SSS Terpilih Tampil di Mola Chill Festival London, Singkirkan Ratusan Pesaing

Baca juga: Pemerintah Bolehkan Gelar Konser Musik hingga Resepsi Pernikahan, Musisi Bali Balawan: Senang Sekali

Kata Anom Darsana, gelaran UVJF ini ditengah badai pandemi justru menjadi momen bagi para seniman khususnya musisi untuk terus bergerak.

"Saya sebagai seniman dan bersama teman lainnya tidak bisa tinggal diam melihat situasi seperti ini. Seniman harus terus bergerak, berkarya apapun kondisinya. Menghidupkan kembali ruang-ruang kreasi, tentunya mengikuti perubahan keadaan yang ada," ujarnya. 

Di sisi lain, dengan situasi pendemi ini penyelenggara tidak bisa menghadirkan musisi jazz luar negeri seperti UVJF sebelumnya.

Namun deretan musisi jazz tanah air akan ambil bagian mengisi line up konser UVJF 2021. Satu diantaranya adalah gitaris flamengo, Adien Fazmail.

"Bagi saya ini kesempatan yang baik. Selama pandemi, banyak waktu untuk mempelajari tehnik baru dan terutama dengan gaya jazz, kini saatnya menjajal di atas panggung," ujarnya.

Musisi lain yang akan tampil antara lain adalah Indra Lesmana Group, Straight dan Strecth feat Pramono Adi Pamungkas, Salamander Big Band, Aditya Ong Quartet, The Daunas, Krisna Darmawan, Warman Sanjaya Quartet, Sinuksma Quartet, TRI Brothers, dan Dua Empat. 

Baca juga: RAMALAN ZODIAK KARIER Selasa 28 September 2021, Leo Manfaatkan Jaringan Taurus Minat Seni Musik

Baca juga: Prajurit Tentara AS Senam Maumere dan Belajar Alat Musik Tradisional Bali

Informasi UVJF 2021

Tiket tersedia di www.ubudvillagejazzfestival.com

Harga tiket:
OFFLINE IDR.350.000 (1 hari) dan IDR 500.000 (2 hari)

LIVE STREAMING/ONLINE Rp. 160,000 (1 hari) dan Rp. 200,000 (2 hari)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved