25 Orang Tewas Akibat Kebakaran Tempat Penyulingan Minyak di Nigeria
Omano dan seorang warga bernama Chikwem Godwin mengatakan ledakan terjadi pada Jumat subuh 22 Oktober 2021.
Enam belas awak telah dievakuasi dari MV Zim Kingston, sementara lima tetap berada di kapal untuk memadamkan api, kata Coast Guard Kanada dalam pernyataan pada Sabtu 23 Oktober 2021.
“Tidak ada korban luka yang dilaporkan,” Danaos Shipping Co, perusahaan yang mengelola kapal peti kemas itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Minggu 24 Oktober 2021.
Api telah dipadamkan dan perusahaan penyelamatan dan pemadam kebakaran diminta bertindak untuk memastikan kembalinya awak kapal dengan aman, kata Danaos.
Sebelumnya, badan penjaga pantai Kanada it mengatakan ada sepuluh peti kemas terbakar dan menambahkan bahwa api terus menyebar namun kapal itu sendiri tidak terbakar.
Sementara itu, badan itu mengatakan sedang bekerja dengan mitra AS untuk melacak 40 peti kemas yang jatuh ke laut, seraya mengatakan peti-peti kemas itu menimbulkan risiko yang signifikan bagi para pelaut.
"Para pelaut disarankan untuk menjauhi area tersebut. Saat ini tidak ada risiko keselamatan bagi orang-orang di pantai, namun situasinya akan terus dipantau," kata badan itu.
Video yang diperoleh Reuters menunjukkan api menjalar ke bawah dari dek kapal ke dalam air.
Zim Kingston melaporkan pada Jumat 22 Oktober 2021 bahwa kapal itu mengalami ganguan cuaca buruk di sebelah barat Selat Juan de Fuca.
"Ini sangat mencemaskan. Kapal dan peti-peti kemas itu sangat dekat dengan Victoria, British Columbia, dan badai besar diperkirakan akan melanda malam ini. Kami ... khawatir ini mungkin bencana lingkungan lain," kata David Boudinot, ketua organisasi lingkungan Surfrider Foundation Canada. (antara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-kebakaran-ludeskan_20170425_153653.jpg)