Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Bali United Sulit Ladeni Permainan Cepat Lawan, Kelemahan Teco Mulai Terbaca?

Skuat Bali United seakan sulit menghalau serangan tim lawan yang memiliki lini depan pemain cepat dan lincah.

Penulis: Marianus Seran | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa/bali united
Pelatih Bali United Stefano Cugurra 

Laporan wartawan Tribun Bali, Marianus Seran

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Skuat Bali United seakan sulit menghalau serangan tim lawan yang memiliki lini depan pemain cepat dan lincah.

Tempo permainan cepat tim lawan sulit diantisipasi skuat asuhan pelatih Stefano Cugurra Teco.

Dua kekalahan beruntun menjadi pelajaran bagi Serdadu Tridatu.

PSM Makassar dan Bhayangkara FC, dua tim yang mengalahkan skuat juara Liga 1 Indonesia 2019 ini. Dua tim ini didominasi lini depan dan gelandang yang cepat dan lincah.

Disinyalir, kelemahan pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco mulai dikantongi tim lawan.

Jika Teco tak berubah secepatnya maka Bali United akan terus melorot hingga dasar klasemen.

Tak menutup kemungkinan bisa tergelincir ke kasta kedua Liga Indonesia.

Baca juga: Real Madrid Kalahkan Barcelona, David Alaba Sukses Gantikan Peran Sergio Ramos

Baca juga: BRI Liga 1 2021 Masuki Pekan Kesembilan, PSIS vs Persib, Persija vs Persebaya, Bali Lawan PS Sleman

Hingga pekan delapan Liga 1 Indonesia 2021-2022, Bali United telah mengalami dua kekalahan beruntun.

Pertama kalah dari PSM Makassar 2-1 dan kedua kalah 1-2 dari Bhayangkara FC.

Ketika ditanya terkait kekalahan kedua, diakibatkan karena tempo permainan cepat lawan dan hal itu menjadi kelemahan tim Bali United yang dieksplore, Teco menegaskan bukan karena hal itu.

Dia mengatakan Bali United juga banyak menciptakan peluang di depan gawang Bhayangkara FC meski hanya bermain dengan 10 pemain.

"Saya pikir tidak (kelemahan karena permainan cepat lawan), sekali lagi kita juga cetak gol hari ini (lawan Bhayangkara FC) , kita juga ada peluang meski kita bermain dengan 10 pemain," tegas Teco usai laga kontra Bhayangkara FC Sabtu 23 Oktober 2021 di Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta.

Menurut Teco, saat laga kontra Bhayangkara FC, sistem bermain Bali United berubah setelah kurang satu pemain pasca Willian Pacheco kartu merah.

Baca juga: Ibu-ibu Ini Olah Buah Pepaya Jadi Nugget, Mampu Raup Untung Rp 7 Juta Per Bulan

" Kita pakai sistem bermain berbeda saat kehilangan satu pemain centerback Kita tarik gelandang (Kadek Agung diganti Leonard Tupamahu menit 61, red) untuk komposisi pemain belakang tetap solit," jelas Teco.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved