Bali United
Kronologi Kartu Merah Willian Pacheco, Teco Kritik Keras Kinerja Wasit
Bek asing Bali United Willian Pacheco diusir wasit Hamim Tohari asal Jawa Timur saat laga kontra Bhayangkara FC pada pekan delapan Liga 1 Indonesia
Penulis: Marianus Seran | Editor: Harun Ar Rasyid
Laporan wartawan Tribun Bali, Marianus Seran
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Bek asing Bali United Willian Pacheco diusir wasit Hamim Tohari asal Jawa Timur saat laga kontra Bhayangkara FC pada pekan delapan Liga 1 Indonesia 2021-2022, Sabtu 23 Oktober 2021 di Stadion Maguwoharjo Sleman Yogyakarta.
Pacheco mendapat kartu kuning kedua menit 60 akibat melanggar gelandang Bhayangkara FC, Adam Alis.
Mulai saat itu, Serdadu Tridatu bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga.
Kerugian bagi Serdadu Tridatu, karena skor ketinggalan 1-2, dan sulit mengejar defisit gol.
Laga tuntas dengan kekalahan Bali United 1-2 dari The Guardian pada pekan delapan, menambah derita kekalahan pekan tujuh yang dialami Bali United dari PSM Makassar 2-1.
Baca juga: Bali United Sulit Ladeni Permainan Cepat Lawan, Kelemahan Teco Mulai Terbaca?
Kronologis kartu merah Willian Pacheco, diungkap pelatih Stefano Cugurra Teco.
Menurut pelatih asal Brasil, pemainnya telah mendapat kartu kuning pertama di awal laga.
Kemudian dia membuat pelanggaran lagi dan harus menerima kartu kuning kedua.
Menurut Teco, pelanggaran yang dilakukan Willian Pacheco tidak terlalu keras, namun wasit memberi dia kartu kuning.
"Bukan kartu merah, tapi pelanggaran pertama dia (Pacheco) sudah dapat kartu kuning, pelanggaran tidak terlalu keras tapi dia dapat kartu kuning," kata Teco.
Menurut Teco, tim Bhayangkara FC juga melakukan pelanggaran lebih keras dari Bali United tapi tidak mendapat kartu kuning dari wasit.
"Di Bhayangkara juga ada beberapa pelanggaran keras, lebih keras dari kita tapi tidak ada kartu kuning," tegasnya.
Baca juga: PENYEBAB Bali United Kalah dari Bhayangkara FC, Bukan Hanya Kartu Merah, Teco Ungkap Hal Lain
Teco juga mengkritik kinerja wasit yang dianggap tidak memberikan tambahan waktu sesuai dengan waktu yang terpotong di waktu normal pertandingan.
"Terus di babak kedua juga berhenti banyak pertandingan akibat beberapa pemain jatuh- jatuh, tapi dikasih waktu tambahan cuma 3 menit," kata Teco.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/willian-pacheco-bek-asin.jpg)