Berita Denpasar

Tolak Rencana Mahasabha XII PHDI, Aliansi Hindu Nusantara Geruduk DPRD Bali

Menyikapi adanya rencana diselenggarakannya Mahasabha XII PHDI Pusat pada 28 Oktober 2021 mendatang, ratusan orang menggeruduk DPRD Bali

Penulis: Ragil Armando | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ragil Armando
Menyikapi adanya rencana diselenggarakannya Mahasabha XII PHDI Pusat pada 28 Oktober 2021 mendatang, ratusan orang menggeruduk DPRD Bali, Senin 25 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menyikapi adanya rencana diselenggarakannya Mahasabha XII PHDI Pusat pada 28 Oktober 2021 mendatang, ratusan orang menggeruduk DPRD Bali, Senin 25 Oktober 2021.

Selain menggeruduk DPRD Bali, Aliansi Hindu Nusantara juga menggelar aksi damai di seputaran Monumen Bajra Sandi Renon, Depan Kantor Gubernur Bali, Kota Denpasar, Bali.

Dalam aksinya, massa menyebut bahwa rencana pelaksanaan Mahasabha XII PHDI Pusat ilegal.

Ini karena menurut mereka, dianggap sebagai pengayom sampradaya asing dan masa kepengurusan sebelumnya telah berakhir.

Untuk itu, massa mendesak Gubernur Bali Wayan Koster untuk menerima hasil Mahasabha Luar Biasa (MLB) PHDI Pusat.

Baca juga: Aliansi Hindu Nusantara Gelar Aksi Damai Menolak Mahasabha XII PHDI

Yang telah memilih Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia sebagai Ketua Harian PHDI Pusat Masa Bakti 2021-2026.

"Aksi ini digelar agar para pihak mencermati kembali apabila diminta men-support atau diundang dalam mahasabha yang dimaksud," jelasnya. 

Saat berusaha bertemu dengan DPRD Provinsi Bali, Aliansi Hindu Nusantara hanya diterima perwakilan tiga orang oleh Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama.

Pertemuan yang berlangsung secara tertutup tersebut mendapatkan hasil bahwa Ketua DPRD Bali mendukung kegiatan aksi damai tersebut. 

"Sikap ketua DPRD sudah sangat jelas mendukung kegiatan kita hari ini, dan meminta semua pihak untuk mengawal agar Bali kedepan tetap santhi.

Terutama untuk memurnikan PHDI dan melenyapkan sampradaya berhasil," tandas Bagiarta. 

Sedangkan Koordinator Aksi Damai I Wayan Supartha, di depan kantor Gubernur Bali menegaskan, mengajak semua masyarakat bersatu menjaga adat, tradisi, dan budaya.

“Mari kita tetap bersatu dan bersama menjaga adat tradisi budaya nusantara. Mari kita bersama-sama membersihkan PHDI dari sampradaya," tegasnya.

Baca juga: Mahasabha PHDI Bakal Digelar Oktober 2021, Diharapkan Bawa Kemajuan Hindu Nusantara

Pada kesempatan tersebut mereka meminta kepada Gubernur Bali sebagai pengayom umat Hindu di Bali agar mendukung hasil MLB.

"Dengarkan suara kami, ingat kami akan selalu mengikuti pimpinan yang bijak, mari kita bersama-sama bergerak ngajegan gumi Bali.

Dengan ajegnya adat budaya Bali kita akan bisa hidup damai, santhi untuk generasi kita selanjutnya. Mari getarkan Hindu Nusantara kita," tegasnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved