Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Klungkung

Satlantas Buru Pelaku Balap Liar di Klungkung

Satlantas Polres Klungkung buru pelaku balap liar penindakan terhadap kendaraan, termasuk yang berkenalpot brong

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Polres Klungkung
Aparat dari Satpol PP dan Satlantas Polres Klungkung melakukan patroli untuk mengantisipasi balapan liar di Bypass Ida Bagus Mantra, Kabupaten Klungkung, Bali, Senin malam 25 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Wahyu Joko Nugroho menjelaskan, pihaknya telah mengamankan beberapa pelaku balapan liar di Kabupaten Klungkung, Bali.

Namun dirinya belum mau mengungkap lebih detail terkait pekaku balapan liar yang pihaknya amankan.

"Betul ada yang kami amankan.

Tapi sementara masih kami kumpulkan dulu," ungkap Wahyu Joko, Selasa 26 Oktober 2021.

Baca juga: Pantau Balapan Liar dan Aksi Kriminal, Diskominfo Klungkung Berencana Pasang CCTV Tambahan

Menurutnya, pihaknya masih melaksanakan penindakan terhadap kendaraan yang dipakai untuk balapan liar.

Termasuk penindakan kendaraan dengan kenalpot brong.

"Nanti sekalian kami informasikan hasilnya," jelas Wahyu. 

Sebelumnya, Satpol PP Klungkung juga membubarkan gerombolan remaja.

Para remaja ini hendak menggelar aksi balapan liar di seputaran Gor Swecapura, Gelgel, Kabupaten Klungkung, Bali, Sabtu malam 16 Oktober 2021.

Remaja yang berjumlah sekitar 100 orang itu kabur tunggang langgang.

Ketika berusaha menghindari sergapan petugas.

Menurut Suarta, berdasarkan informasi  warga sekitar, remaja yang berkumpul dan hendak menggelar balapan liar itu tidak hanya dari Kabupaten Klungkung.

Justru lebih banyak dari Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Bangli.

Biasanya mereka menggelar balapan liar pada malam minggu.

Baca juga: Malam Minggu, Seratusan Remaja yang Hendak Balap Liar di Gelgel Dibubarkan Satpol PP Klungkung

Dan memanfaatkan jalan melingkar di Gor Swecapura sebagai arena balap.

Selain itu, Satlantas dan Satpol PP juga telah meminta warung di Bypass Ida Bagus Mantra.

Tepatnya di sisi timur jembatan muara Sungai Unda untuk tutup maksimal jam 10 malam.

Hal ini karena warung-warung itu kerap dijadikan lokasi mangkal para pelaku balap liar.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved