Breaking News:

Serba Serbi

Belida, Senjata Pusaka Berbentuk Alat Tenun Milik Raja Bangli

Benda tersebut bernama Belida, yaitu senjata pusaka yang berbentuk alat tenun berbahan kayu yang konon dipergunakan Raja Bangli untuk mengusir para

Istimewa
Belida di Pura Kehen 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selain kulkul pingit di Pura Kehen, ada pula benda sakral lainnya yang sampai saat ini masih sangat dijaga dan disucikan di sana.

Benda tersebut bernama Belida, yaitu senjata pusaka yang berbentuk alat tenun berbahan kayu yang konon dipergunakan Raja Bangli untuk mengusir para musuh, sehingga Bangli masih berdiri hingga saat ini.

Belida atau semacam alat tenun ini,  diperoleh Ratu Bangli yang bergelar Ida I Dewa Ayu Den Bencingah, setelah mendapat wahyu saat beryoga di Pura Kehen, Bangli untuk mengusir musuh sekitar tahun 1700-an silam.

Saat itu, kerajaan Bangli sempat diserang dan diduduki oleh musuh dari kerajaan lain.

Baca juga: Longsor Kembali Timbun Jalur Penghubung Desa Buahan dan Desa Abang Kintamani, Bangli

Namun berkat wahyu yang diterima Raja Bangli setelah bersemedi di Pura Kehen, maka dalam hitungan sehari dengan menggunakan senjata belida tersebut, raja bersama pasukan berhasil mengusir dan menguasai kembali kerajaan Bangli yang bertahan hingga saat ini.

Sesuai wahyu yang diterima, Raja Bangli saat itu, maka Bangli tidak akan kalah selama bukit Bangli tidak runtuh menimpa Pura Kehen di Bangli.

Oleh karena itu, senjata pusaka tersebut sangat disucikan dan disakralkan hingga sekarang oleh krama adat Puri Agung Bangli dan disungsung dengan gelar Ida Bhatara Pasupati. (*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved