Breaking News:

Berita Buleleng

Tradisi Mecak-cakan dan Seni Ukir di Buleleng Batal Masuk Sidang Penetapan Warisan Budaya Tak Benda

Kabid Sejarah dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Buleleng, Gede Angga Prasaja mengatakan, pihaknya telah mengikuti asistensi yang diselenggarakan pada

Tribun Bali/Marianus Seran
ilustrasi. seniman sedang mengukir 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dua karya budaya batal masuk dalam sidang penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Dua karya budaya itu diantaranya tradisi mecak-cakan dari Desa Sambirenteng, serta seni ukir khas Buleleng.

Keduanya batal masuk dalam sidang penetapan lantaran kajiannya dinilai kurang lengkap.

Kabid Sejarah dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Buleleng, Gede Angga Prasaja mengatakan, pihaknya telah mengikuti asistensi yang diselenggarakan pada Kamis (28/10/2021) secara daring.

Baca juga: Pemkab Buleleng Terima Penghargaan atas Raihan WTP 7 Kali Beruntun

Dari asistensi itu, diketahui ada dua usulan penetapan WBTB yang ditangguhkan.

Yakni tradisi mecak-cakan, serta seni ukir khas Buleleng.

Kedua usulan itu ditangguhkan karena tim ahli  kajiannya dinilai belum lengkap. 

Terhadap dua usulan yang ditangguhkan itu, Angga menyebut pihaknya akan berusaha melengkapi kembali kajiannya, untuk diusulkan kembali pada tahun depan.

Imbuh Angga, tahun ini Disbud Buleleng sejatinya mengusulkan lima karya budaya untuk ditetapkan sebagai WBTB oleh Kemendikbud.

Dari lima usulan itu, dua sudah ditangguhkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved