Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

SEPUTAR Kasus Subang, Ternyata Danu Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan

Saksi kunci dari kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Muhammad Ramdanu atau Danu diperiksa kembali pada Kamis, 28 Oktober 2021.

Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Jabar/Dwiky Maulana
Muhamad Ramdanu alias Danu (21) saksi kunci dalam kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Kabupaten Subang, seusai diperiksa 8 jam di Polres Subang, Kamis 28 Oktober 2021. Inset: Muhamad Ramdanu alias Danu 

Yang pasti dr Hastry adalah ahli forensik yang bertugas melakukan autopsi ulang terhadap jasad ibu dan anak di Subang beberapa waktu lalu.

Ahli Forensik Mabes Polri Kombes Pol dokter Sumy Hastry Purwanti saat keluar dari Satreskrim Polres Subang, Kamis (28/10/2021).
Ahli Forensik Mabes Polri Kombes Pol dokter Sumy Hastry Purwanti saat keluar dari Satreskrim Polres Subang, Kamis (28/10/2021). (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Saat ditanya wartawan, dr Hastry pun bungkam dan tidak memberikan keterangan apa pun.

Dalam tayangan Podcast Tribunnews, dr Hastry mengaku sudah mendapatkan petunjuk emas.

Petunjuk emas itu diperoleh setelah ia melakukan autopsi ulang jasad Tuti dan Amalia.

"Kita cari petunjuk lain di tubuh jenazah. Dari seluruh kasus pembunuhan, tubuh manusia itu menyimpan petunjuk yang luar biasa. Petunjuk emas," kata dr Hastry, dilansir Tribun-Bali.com dari Kanal YouTube Tribunnews pada Jumat, 29 Oktober 2021.

Yakin Danu Tak Terlibat

Pengacara Danu, Ahid Syaroni yakin bahwa kliennya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang.

Namun, menurutnya posisi sang klien kerap dicurigai terlibat dalam kasus tersebut.

"Sampai saat ini kita berkeyakinan bahwa kang Danu ini tidak terlibat dalam persoalan ini, cuman beliau adalah orang yang posisinya tidak tepat saat itu," kata Ahid.

Ahid sendiri tak menjabarkan maksud dari posisi Danu yang tidak tepat itu.

Baca juga: PERKEMBANGAN Kasus Subang Terbaru: Ternyata Tak Cukup 8 Jam, Danu Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Kini pihaknya tetap mendukung penyelidikan yang masih dilakukan Polisi demi mengungkap pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang.

"Kita tetap mendukung Kepolisian dalam menangkap tentang tindak pidana ini, jangan sampai ada kekeliruan, ada kesalahan tentang siapa pelaku. Pelaku harus tetap ditemukan dan proses hukum tetap berjalan," kata Ahid Syaroni.

Danu Tertekan

Dilansir dari TribunJabar.id pada Jumat, 29 Oktober 2021, kondisi Danu akhir-akhir ini mengalami tekanan akibat kasus tersebut.

Sebelumnya Yoris dan Danu memutuskan untuk menyewa pengacara terkait kasus yang menimpa sang bibi dan sepupu.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved