Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

KABAR DUKA: Budayawan Wayan Geriya Wafat Akibat Komplikasi Penyakit Organ Dalam

Beliau sering menjadi Tim Ahli yang pemikiran dan konsep-konsepnya banyak digunakan oleh Pemprov Bali Bali dan Kabupaten/Kota di Bali

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa
Potret I Wayan Geriya semasa hidup. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bali kini kehilangan salah satu sosok budayawan yang berkontribusi besar terhadap kebudayaan Bali. Yakni di Wayan Geriya (80) asal Banjar Batur, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali.

Mendiang menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara, Sabtu 30 Oktober 2021 sekitar pukul 11.00 Wita atau dihari keempat dia dirawat atas berbagai penyakit.

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Minggu 31 Oktober 2021, I Wayan Geriya adalah nama yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan akademisi dan budayawan di Bali.

Beliau merupakan murid kesayangan antropolog ternama Prof.Dr. Koentjaraningrat.

Baca juga: KABAR DUKA, Oddie Agam, Penyanyi dan Pencipta Lagu Meninggal Dunia

Beliau pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Sastra Universitas Udayana (sekarang Faklutas Ilmu Budaya).

Beliau sering menjadi Tim Ahli yang pemikiran dan konsep-konsepnya banyak digunakan oleh Pemprov Bali Bali dan Kabupaten/Kota di Bali.

Beliau penerima berbagai penghargaan dalam bidang kebudayaan. Sebagai budayawan beliau adalah pribadi yang hangat, selalu menginspirasi anak-anak muda.

Anak mendiang, I Komang Ria Sutriawan mengungkapkan, sebelum menghembuskan napas terakhir di RSUD Bali Mandara, mendiang sempat mengeluh sakit tenggorokan sekitar sebulan lalu.

Dimana saat itu, almarhum dibawa ke dokter dan masih dilakukan rawat jalan.

Namun lantaran tidak ada perubahan, sehingga dilakukan pemeriksaan lagi.

Namun saat dilakukan pemeriksaan lebih intensif, mendiang didiagnosa gangguan organ dalam. Di antaranya, jantung, paru-paru dan ginjal.

Karena penyakitnya tersebut, beliau pun menjalani cuci darah. Dan saat itu sempat dilakukan uji PCR, dimana dua kali hasilnya negatif covid-19.

 "Keluhan pertama dari sebulan lalu, diawali radang tenggorokan, kita pikir biasa, obati ke dokter. Dikasi antibiotik, namun seminggu tidak ada perubahan," ujar pria yang menjabat Ketua Umum Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter Gianyar tersebut.

"Karena masih radang, sampai susah menelan, susah makan. Kondisi bapak otomatis drop. Kita panggil dokter dan perawat, merawat bapak di rumah. Karena agak sulit membujuk bapak ke rumah sakit," ujarnya.

Baca juga: KABAR DUKA: Istri ke-9 Soekarno Tutup Usia, Begini Kisah Cinta Heldy Djafar dengan Sang Proklamator

Namun dikarenakan kondisi mendiang tidak kunjung membaik, pihak keluarga lantas mengajak mending berobat ke Rumah Sakit Premagana Batubulan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved