Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Polresta Denpasar Masih Selidiki Kasus Pengeroyokan di Denpasar dan Kuta

Kasus pengeroyokan di Denpasar dan Kuta hingga kini masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian

Tayang:
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Irma Budiarti
tribun bali/dwisuputra
ilustrasi pengeroyokan. Kasus pengeroyokan di Denpasar dan Kuta hingga kini masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian. 

"Iya ada informasi begitu, tapi kami masih selidiki dulu dan mencari kebenarannya," lanjut Jansen.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menyebut kasus di Lumintang, Kota Denpasar sempat membuat bingung.

Pasalnya, pelaku Andi Masait alias Asep (42) dan korban I Made Pande Windu Merta (28) sama-sama mengaku menjadi korban, namun dalam kasus yang berbeda.

Dalam keterangannya, Asep mengaku mobil Toyota Yaris yang dibawa korban telah dijual dengan mengganti plat nomor yang berbeda.

Sedangkan korban sendiri kekeh membantah hal itu, bahkan ia mengatakan tidak mengetahui hal tersebut dan antara dia dan pelaku tidak saling mengenal.

"Ya, ini kekeh diakui pelaku, tapi sampai sekarang korban membantahnya.

Namun, korban sempat menolak melapor dan minta damai.

Ini coba kami dalami, apakah ada dugaan saling kenal dan berbisnis sebelumnya," ungkap Jansen.

Sementara itu, mengenai kasus pengeroyokan dan penebasan di Kuta, Jansen sudah memeriksa beberapa saksi yang dimintai keterangan di Polsek Kuta.

"Sudah ada 5 orang yang kami periksa," kata Jansen. Namun untuk kelompok pengeroyokan, ia menduga ada lebih dari enam orang.

Baca juga: Babak Baru Kasus Pengeroyokan di Denpasar, Korban Lapor Polisi, 2 Pelaku Ditangkap, 1 Masih Diburu

Mengingat saat kejadian, diinformasikan ada enam yang datang menghampiri korban dengan mengendarai sepeda motor.

Ada dugaan para pelaku saat itu dalam kondisi mabuk sampai nekat melakukan aksi kekerasan ke korban dan temannya, hingga viral di media sosial.

Jansen menyebut, pelaku pengeroyokan merupakan orang lokal, meskipun warga ada yang menyebut pelaku pengeroyokan orang luar Bali.

"Kami perkiraan pelaku lebih dari tujuh orang. Korban sendiri sudah membaik.

Ia menderita luka di kepala belakang dan menerima dua jahitan," pungkas Jansen.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved