Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Rumah Makan Nasi Kambing Unik di Batubulan Gianyar, Bakar Sate di Atas Motor Custom

Yudha Wisnu Pratama menceritakan bagaimana mulanya ia berinisiatif mengeluarkan ide membakar sate di atas motor custom.

Tayang:
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
rumah makan Nasi Kambing Batubulan yang membakar satenya di atas motor custom - Rumah Makan Nasi Kambing Unik di Batubulan Gianyar, Bakar Sate di Atas Motor Custom 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Membakar sate di tempat pembakaran yang terbuat dari besi mungkin sudah biasa. Lalu bagaimana jika membakar sate di atas motor custom?

Hal unik tersebut dilakukan oleh, Yudha Wisnu Pratama pemilik rumah makan Nasi Kambing Batubulan.

Pria asal Mengwi, Badung, Bali tersebut menceritakan bagaimana mulanya ia berinisiatif mengeluarkan ide tersebut.

"Inisiatif untuk panggangan sate di atas motor karena berangkat dari hobi bermotor, dijadikan salah satu motor ini sebagai panggangan sate. Ini jenis motor custom," katanya saat ditemui di lokasi rumah makan miliknya di Banjar Denjalan No 46 Batubulan, Gianyar, Selasa 2 November 2021.

Baca juga: Kisah Putu Gede Wijaya Budidaya Tanaman Platycerium, Dari Hobi Raup Jutaan Rupiah per Bulan

Selain sate yang berasal dari daging kambing, terdapat juga menu lainnya, seperti nasi goreng kambing, mi goreng kambing, dan gulai kambing.

Dan meskipun menggunakan jenis daging yang sama, tetapi rasa setiap menu berbeda.

"Racikannya sendiri, autentik dengan menu rempah-rempahnya. Kami sudah buka kira-kira selama sebulan. Respon konsumen lumayan. Kami juga hadir di online," tambahnya.

Rata-rata dalam sehari ia dapat menjual 15 sampai 20 porsi sate.

Dan dalam waktu satu hari juga rumah makan ini bisa menghabiskan satu ekor kambing.

Sehingga pendapatan yang didapatkan dalam waktu satu hari yakni sekitar Rp 900 ribu sampai Rp 1,2 juta.

Untuk jam bukanya, yakni pada pukul 10.00 Wita sampai 18.00 Wita.

Buka setiap hari kecuali Senin. Untuk saat ini promosi yang dilakukan masih berfokus pada media sosial.

"Yang kami angkat di sini yang pertama menu makanan, tema heritage, dan ketiga panggangan motor custom ini. Promosi saat ini masih fokus online," terangnya.

Selain itu yang unik pada rumah makan ini, terdapat varian menu sate klathak yang tusuk satenya menggunakan jeruji motor.

Menurut Yudha, sifat jeruji besi yang dapat sebagai pengantar panas, dapat membuat daging dari dalam cepat matang.

Baru membuka rumah makan selama kurang lebih satu bulan, konsumen rumah makan Nasi Kambing Batubulan kebanyakan dari luar Bali.

"Konsumennya justru kebanyakan orang-orang Jakarta, luar Bali. Jadi mereka sambil liburan menyempatkan ke sini," tutupnya. (ni luh putu wahyuni sri utami)

Baca juga: Kisah Komang Fajar Membangun Bisnis Kuliner, Bekerja Sebagai Arsitek, Owner Kantin Mira di Denpasar

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved