Breaking News:

Berita Badung

Natural Hand Soap Ciptakan Sabun Berkarakter untuk Ajak Anak-anak Rajin Cuci Tangan di Masa Pandemi 

Ditengah Pandemi Covid-19 ini masyarakat terus di edukasi untuk melakukan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

I Komang Agus Aryanta
Asyi Syaima Baso yang akrab disapa Mima saat memperlihatkan sabun berkarakter yang dibuatnya pada Rabu 3 November 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ditengah Pandemi Covid-19 ini masyarakat terus di edukasi untuk melakukan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Tidak jarang anak-anak pun sering kali merasa malas untuk mencuci tangan apabila tidak diberitahu atau diingatkan terlebih dahulu oleh orang tua. 

Terkadang kulit anak juga sensitif jika mencuci tangan dengan sabun yang bukan khusus anak.

Apalagi menggunakan hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol yang berjumlah tinggi. 

Baca juga: Masa Karantina Wisman Dikurangi, PHRI Badung Optimis Kunjungan Capai 3 Ribu Perhari 

Baca juga: Seru-seruan di 3 Beach Club Keren Kawasan Pantai Melasti Badung, Nongkrong Ditemani Sunset

Melihat fenomena tersebut, Natural Hand Soap yang berlokasi di Jalan Raya Muding, Kerobokan Kaja, Kuta Utara Badung membuat sabun berkarakter.

Uniknya sabun berkarakter yang dibuat berisikan action figure yang disukai anak-anak.

Tampilan beberapa sabun action karakter berisikan action figure yang diproduksi Natural Hand Soap. Adapun harga yang dibanderol per bijinya, yakni Rp55 ribu
Tampilan beberapa sabun action karakter berisikan action figure yang diproduksi Natural Hand Soap. Adapun harga yang dibanderol per bijinya, yakni Rp55 ribu (I Komang Agus Aryanta)

Asyi Syaima Baso yang akrab disapa Mima saat ditemui dirumahnya mengaku pembuatan sabun berkarakter dibuatnya saat pandemi Covid-19.

Ia mengaku saat pandemi Covid-19 dirinya berhenti menjadi guru di salah satu sekolah Playgroup di Badung. 

Baca juga: Potensi Curah Hujan Tinggi di Badung, BPBD Minta Masyarakat Waspada Bencana Alam

Baca juga: Berkomitmen Dorong Ekonomi Hijau, Penegasan Indonesia di KTT COP26

Dari sana ia pun tertarik membuat sabun berkarakter karena melihat anak-anak yang kerap bermain tanah, namun hanya diberikan hand sanitizer dengan alkohol yang besar.

Tidak jarang saat ia mengajar juga kerap bertemu dengan anak-anak yang sensitif dengan sabun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved