Breaking News:

Berita Bangli

Harga Babi Jelang Galungan Anjlok, GUPBI Bangli Prediksi Terjadi Sampai Kuningan

Harga babi jelang hari raya Galungan justru anjlok. Turunnya harga saat ini diduga karena pengaruh daya beli masyarakat.

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Foto ilustrasi Babi - Harga Babi Jelang Galungan Anjlok, GUPBI Bangli Prediksi Terjadi Sampai Kuningan 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Harga babi jelang hari raya Galungan justru anjlok.

Turunnya harga saat ini diduga karena pengaruh daya beli masyarakat.

Meski demikian, populasi babi masih mencukupi untuk kebutuhan.

Ketua Gabungan Pengusaha Peternakan Babi Indonesia (GUPBI) Bangli, Sang Putu Adil mengatakan, perbandingan harga babi pada hari raya Galungan sebelumnya cukup jauh.

Baca juga: Harga Babi di Bangli Jelang Galungan Justru Anjlok, Diprediksi karena Daya Beli Masyarakat Menurun

Galungan enam bulan lalu, harga babi mencapai Rp 50 ribu per kilo.

Sekarang hanya berkisar Rp 39 ribu hingga Rp 40 ribu per kilo.

"Harga tersebut juga sudah sempat turun. Karena sebulan lalu, harganya masih berkisar antara Rp 43 ribu hingga Rp 45 ribu per kilo," ujar peternak asal Desa Jehem, Kecamatan Tembuku ini, Minggu 7 November 2021.

Adil mengatakan, peternak tidak bisa menetapkan batas harga tertentu.

Kata dia, harganya ditentukan oleh pasar.

Ia menambahkan, harga Rp 39 hingga 40 ribu per kilo ini, diperkirakan akan bertahan hingga hari raya Kuningan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved