Breaking News:

Info Populer

Per Awal November 2021, Penerima SK Program Kartu Prakerja Tercatat Sebanyak 12 Juta Peserta

Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja mencatat penerima SK peserta program Kartu Prakerja per awal November 2021 mencapai 12.007.516 orang

Editor: Karsiani Putri
KOMPAS.com/YUKARI PUTRI ANDIA
Ilustrasi Program Kartu Prakerja 

TRIBUN-BALI.COM- Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja mencatat penerima SK peserta program Kartu Prakerja per awal November 2021 mencapai 12.007.516 orang dengan penerima efektif sebanyak 11.409.032 orang.

Dari angka itu, total 96,7 persen dari penerima efektif dinyatakan selesai pelatihan dan 99 persen di antara mereka yang menyelesaikan pelatihan telah mendapatkan insentif.

Sementara itu, sebanyak 49 persen dari 40 persen penerima Kartu Prakerja yang bekerja adalah wirausahawan.

Baca juga: BLT BSU Rp1 Juta untuk November 2021 Sudah Bisa Dicairkan, Segera Login ke bsu.kemnaker.go.id

Baca juga: Kumpulan Ucapan Hari Raya Galungan dan Kuningan Dalam Bahasa Bali & Bahasa Indonesia

Baca juga: Makna Pemasangan Penjor di Lebuh Serta Makna Kelengkapan Penjor

Sedangkan, 14 persen dari 60 persen penerima Kartu Prakerja yang sebelumnya menganggur akhirnya bekerja sebagai entrepreuner atau pelaku wirausaha.

Data-data tersebut menunjukkan bahwa Program Kartu Prakerja terbukti menyiapkan penerimanya menjadi pelaku wirausaha.

"Hasil survei evaluasi pada penerima Kartu Prakerja mencatat bahwa 72 persen penerima Kartu Prakerja memanfaatkan insentif yang diterimanya sebagai modal usaha," ucap Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari melalui keterangan tertulis, Senin, 8 November 2021. 

Baca juga: BLT BSU Rp1 Juta untuk November 2021 Sudah Bisa Dicairkan, Segera Login ke bsu.kemnaker.go.id

Baca juga: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Mual Saat Perut Kosong

Baca juga: Jadi Salah Satu Penyebab Kecelakaan, Kenali Penyebab Hingga Cara Cegah Microsleep Saat Berkendara

Ia merinci, pemanfaatan insentif tersebut 79 persennya digunakan untuk membeli bahan produksi, 76 persen membeli barang untuk dijual kembali, 68 persen membeli alat produksi, 68 persen digunakan untuk membiayai operasional usaha, 64 persen untuk menambah jenis produk/jasa (diversifikasi), dan 58 persen dipakai untuk beralih menjual produk/jasa lain.

Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan 2015-2020 ini pun menyebutkan, jenis-jenis pelatihan dari 498 total pelatihan yang dihadirkan di ekosistem Kartu Prakerja.

Sebagaimana diketahui, pendaftaran Kartu Prakerja sudah mencapai gelombang 22. Jumlah kuota Kartu Prakerja gelombang 22 hanya 46.000.

Sebab, kuota gelombang 22 ini berasal penerima yang status kepesertaannya dicabut, yakni dari gelombang 18-gelombang 21.

Baca juga: Kisah Dua Dara Muda Buka Angkringan Temu Kangen, Berinovasi Ciptakan Menu Makanan

Baca juga: BLT BSU Rp1 Juta untuk November 2021 Sudah Bisa Dicairkan, Segera Login ke bsu.kemnaker.go.id

Dengan demikian, gelombang 22 bertujuan untuk memulihkan status kepesertaan dengan membuka penerima baru sebagai peserta.

Begitu pun menjadi gelombang terakhir penerimaan Kartu Prakerja di tahun 2021 ini.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Per November, Penerima SK Kartu Prakerja Capai 12 Juta Peserta

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved