Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Tiara Dewata Denpasar Tak Berani Stok Banyak, Daya Beli Masih Rendah Meski Ramai Kunjungan

Terjadi peningkatan kunjungan di Supermarket Tiara Dewata, Denpasar, Bali, Senin 8 November 2021.

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Masyarakat berbelanja buah-buahan di Tiara Dewata jelang Galungan - Tiara Dewata Denpasar Tak Berani Stok Banyak, Daya Beli Masih Rendah Meski Ramai Kunjungan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terjadi peningkatan kunjungan di Supermarket Tiara Dewata, Denpasar, Bali, Senin 8 November 2021.

Para pengunjung tampak memburu berbagai kelengkapan upakara hari raya seperti buah-buahan.

Manajer Operasional Tiara Dewata, Novie Setyo mengatakan, saat hari raya kebutuhan yang sifatnya fisik dan spiritual tidak bisa dihindari.

Maka akan terjadi kepadatan pengunjung dari hari biasa.

Baca juga: 6 Kuliner Khas yang Selalu Ada Ketika Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali, Lawar hingga Jaje Uli

"Memang daya beli di hari biasanya tidak ada peningkatan. Jumlah pengunjung yang meningkat saat ini karena untuk membeli kebutuhan keagamaan. Kalau daya beli di hari biasa sangat tidak tinggi," jelas dia," kata dia, Senin 8 November 2021.

Ia mengaku tidak pernah menghitung jumlah pengunjung yang datang.

Tapi dari pantauannya memang cukup padat dibanding hari biasa.

Kata dia, peningkatan pengunjung kali ini lebih tinggi dibandingkan Galungan enam bulan lalu.

"Kami bisa menggunakan ukuran dengan orang-orang mencari barang saat ini biasanya dengan size atau ukuran yang lebih kecil. Untuk stok tidak ada penambahan. Karena stok kami by sistem jadi kebutuhan yang disiapkan sesuai perencanaan tahun lalu yang pernah kita jalani saat event yang sama," sambungnya.

Pihaknya tidak berani mengambil stok dengan jumlah yang cukup banyak. Kata dia, yang paling sering dibeli saat ini yakni buah-buahan untuk kepentingan keagamaan.

Sementara untuk penjualan parsel jauh turun, bahkan tidak sampai 50 persen dibanding sebelum pandemi.

Dengan kepadatan kunjungan ini, ia mengaku tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kata dia, penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah mengena ke masyarakat.

Baca juga: 13 Ucapan Hari Raya Galungan dalam Bahasa Bali dan Indonesia, Kirim ke Orang Tersayang via Medsos

Tempat yang biasanya dikunjungi masyarakat harus menggunakan aplikasi ini.

Saat terjadi kerumunan misalnya, pihaknya menekan dengan menutup portal.

"Jika kasir antrean panjang kami akan tutup portal yang di depan lalu berikutnya adalah di belakang kasir. Itu di depan kasir kami siapkan tenaga security untuk mengatur antrean. Sehingga mereka yang antre orang yang berkepentingan dengan transaksi. Kalau ada satu keluarga ngajak tiga orang yang santre satu orang saja," paparnya. (*).

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved