Breaking News:

Berita Bali

6 Kuliner Khas yang Selalu Ada Ketika Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali, Lawar hingga Jaje Uli

6 kuliner khas yang selalu ada ketika Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali, lawar hingga jaje uli

Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Warga Karangasem sedang memotong daging babi untuk sarana upacara jelang Hari Raya Galungan 30 Oktober 2017. 6 kuliner khas yang selalu ada ketika Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali, lawar hingga jaje uli. 

TRIBUN-BALI.COM -  6 kuliner khas yang selalu ada ketika Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali, lawar hingga jaje uli.

Pada tahun ini Hari Raya Galungan jatuh pada hari Rabu 10 November 2021.

Dalam perayaan Hari Raya Galungan ini, terdapat beragam sajian yang tersedia. 

Selain untuk sesajen, sajian makanan ini juga biasa disantap oleh penduduk setempat.

Beberapa kuliner khas Bali yang hadir saat Hari Raya Galungan ini, seperti lawar, jaje uli, hingga dodol.

Dilansir oleh TribunTravel dari berbagai sumber, simak beragam kuliner dan sajian khas yang selalu ada ketika perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali.

Baca juga: 13 Ucapan Hari Raya Galungan dalam Bahasa Bali dan Indonesia, Kirim ke Orang Tersayang via Medsos

1. Daging Babi

Sebelum Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali, ada tradisi penyembelihan babi yang dilakukan secara massal.

Setelah itu, daging babi yang telah disembelih kemudian diolah menjadi berbagai makanan khas Bali.

Biasanya daging babi ini diolah menjadi beragam masakan. Mulai dari lawar, balung, urutan (sosis daging babi) dan beragam sajian lainnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved