Breaking News:

Berita Buleleng

Cari Ikan Hias, Abdul Rajak Ditemukan Tewas Mengambang di Perairan Desa Sumberkima

Istimewa/ Sampan milik korban Abdul Rajak yang ditemukan salah seorang nelayan, terombang ambing tanpa pemilik

istimewa
Istimewa/ Sampan milik korban Abdul Rajak yang ditemukan salah seorang nelayan, terombang ambing tanpa pemilik 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Malang betul nasib Abdul Rajak (71). Pria asal Banjat Dinas Mandarsati, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Buleleng ini ditemukan tewas mengapung di sekitar perairan laut desa setempat, Rabu (10/11).

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya mengatakan, korban mulanya pergi melaut sekitar pukul 09.00 wita seorang diri, dengan menggunakan sampan. Korban mulanya hendak mencari gurita dan ikan hias, dengan teknik menyelam menggunakan alat kompresor.

Namun sekitar pukul 13.00 wita, salah seorang nelayan menemukan jika sampan milik korban terombang ambing ditengah laut, tanpa pemilik. Kontan salah seorang nelayan itu mengabarkan temuannya ini kepada anak korban, Ramansa (35).

"Salah seorang nelayan itu mendapati kompresor yang digunakan oleh korban masih dalam keadaan hidup. Dakor atau alay untuk bernafas berada di atas perahu. Sementara korban menghilang," jelas Iptu Sumarjaya.

Baca juga: Bertepatan dengan Galungan, Pemprov Bali Peringati Hari Pahlawan di Halaman Kantor Gubernur

Baca juga: Airlangga Hartarto:Visi Bersama & Semangat Kolaborasi Kunci Kebangkitan Sektor Industri Asia Pasifik

Mengetahui sang ayah menghilang, Ramansa dibantu sejumlah nelayan yang ada di Desa Sumberkima pun langsung melakukan pencarian. Mereka menyisir sepanjang perairan laut Desa Sumberkima.

Hingga sekitar pukul 16.00 wita, korban berhadil ditemukan oleh salah seorang nelayan yang ikut melakukan pencarian, bernama Mohtar (60). Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, mengapung hingga sejauh 150 meter dari lokasi ditemukannya sampan milik korban.

"Korban langsung dievakuasi oleh kelompok nelayan di Desa Sumberkima menuju rumah duka. Keluarga telah mengikhlaskan kejadian ini. Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban," ungkapnya.

Kendati tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, polisi sebut Iptu Sumarjaya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban. (rtu)

Berita Buleleng Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved