Tips Kesehatan
Mengenal Diet Mediterania, Diet ala Masyarakat Italia yang Menyenangkan dan Menyehatkan
Diet Mediterania sering digolongkan sebagai diet pescatarian, yaitu diet vegetarian tetapi masih mengonsumsi ikan dan makanan laut lainnya.
Penulis: Priscilla Nivili | Editor: Priscilla Nivili
TRIBUN-BALI.COM – Hai, Tribunners! Diet dengan konsumsi buah dan sayuran, lemak sehat, dan biji-bijian, dapat menurunkan risiko masalah kesehatan tertentu.
Salah satu diet dengan metode demikian adalah diet mediterania.
Diet mediterania adalah salah satu cara diet modern yang menepis cara-cara diet lama yang malah berakibat buruk bagi kesehatan.
Diet ini diadaptasi dari pola makan penduduk asli kawasan Mediterania.
Diet ini didasari konsumsi berbagai makanan tradisional dari negara Italia dan Yunani sejak tahun 1960-an.
Baca juga: Benarkah Konsumsi Susu Buat Anda Jadi Gemuk? Inilah 5 Mitos Seputar Diet Populer
Dari semua diet populer yang dapat Anda pilih, mungkin diet Mediterania ini adalah pilihan yang tepat.
Mengikuti diet Mediterania tidak hanya lezat tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan Anda.
Dikemas dengan buah-buahan dan sayuran, ikan, biji-bijian, dan lemak sehat, diet Mediterania dapat membantu mengatur berat badan, bermanfaat bagi otak Anda, meningkatkan kesehatan jantung, dan bahkan mungkin membantu Anda hidup lebih lama.
Inilah 7 manfaat diet mediterania bagi kesehatan anda.
1. Melawan peradangan
Ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan tuna kaya akan asam lemak omega-3, yang membantu mengurangi peradangan.
Baca juga: Berikut Ini Panduan Diet Hipertensi untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
2. Menyehatkan kulit
Omega-3 dalam ikan membantu menjaga sel-sel kulit tetap kuat dan elastis.
3. Dapat membantu meringankan rasa sakit
Senyawa dalam minyak zaitun yang disebut oleocanthal mungkin memiliki efek yang mirip dengan NSAID seperti ibuprofen dan aspirin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/diet-mediterania-enak-dan-sehat.jpg)