Breaking News:

Berita Bali

Ditangkap Usai Beli Sabu di Badung Bali, WN Rusia Ini Pikir-pikir Usai Divonis 4 Tahun Penjara

Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia ini dinyatakan terbukti menguasai narkotik golongan I jenis sabu seberat 0,62 gram.

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
KOLASE TRIBUN BALI
Ilustrasi sabu-sabu di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anastasiia Savitskaia (28) telah dijatuhi vonis pidana penjara selama empat tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia ini dinyatakan terbukti menguasai narkotik golongan I jenis sabu seberat 0,62 gram.

Ia ditangkap petugas kepolisian usai membeli sabu.

Dalam amar putusannya, majelis hakim diketuai I Wayan Sukradana tetap sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyatakan perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

Baca juga: Rusia Usir Wartawan Belanda, Kasus Kedua dalam Tiga Bulan Terakhir

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp 800 juta subsider dua bulan penjara," tegas hakim Sukradana dalam sidang yang digelar secara daring virtual di PN Denpasar, Selasa, 16 Nopember 2021.

Menanggapi putusan majelis hakim, terdakwa didampingi penasihat hukumnya menyatakan pikir-pikir.

Sikap serupa juga disampaikan JPU.

Sebelumnya, JPU melayangkan tuntutan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama lima tahun, dan denda Rp 800 juta subsider empat bulan penjara.

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, Anastasiia mendapat tawaran sabu dari sesama orang Rusia bernama Ivan (DPO).

Terdakwa ditawari sabu dengan harga miring karena sedang masa pandemi Covid-19, yakni Rp 600 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved