Berita Gianyar
Hujan Lebat Sebabkan Pohon Tumbang dan Senderan Roboh di Gianyar
Dimana sejumlah pohon tumbang, tanah longsor hingga senderan yang baru dibangun ikut menjadi korban dalam derasnya hujan
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Hujan lebat disertai angin hujan selalu menimbulkan kerugian material di Kabupaten Gianyar, Bali. Seperti yang terjadi pada Minggu 21 November 2021 tadi siang.
Dimana sejumlah pohon tumbang, tanah longsor hingga senderan yang baru dibangun ikut menjadi korban dalam derasnya hujan.
Kondisi ini tak terlepas dari labilnya tanah-tanah di Kabupaten Gianyar.
Namun beruntung, dalam peristiwa kali ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca juga: Gelar Ops Zebra Agung 2021 di Hari Minggu, Polres Gianyar Bagikan Masker
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Prasasta membenarkan hal tersebut.
Kata dia, bencana yang terjadi dimulai dari pohon tumbang.
Dimana hal ini terjadi di Gianyar kawasan utara. Seperti Payangan, Ubud, dan Payangan.
"Pohon tumbang terjadi di Sayan, Abianseka dua lokasi. Kemudian di Penestanan, Bayad, dan Pasar Mas," ujarnya.
Laporan pohon tumbang itu telah masuk sejak pukul 14.34 Wita.
Dari sekian kejadian, dia menjelaskan yang terparah berada di Banjar Abianseka, Desa Mas, Kecamatan Ubud.
"Terparah di Abianseka, rumah warga tertimpa tiga pohon albesia bersamaan," jelasnya.
Sementara bencana lainnya terjadi di Kecamatan Gianyar, yakni sebuah senderan yang baru dibangun ambrol akibat tergerus aliran sungai. Sebab, senderan tersebut berada di atas sungai.
"Dari semua bencana, nihil korban jiwa," tandasnya.
Terkait kejadian pohon tumbang dan longsor yang menimbun jalan, Dibya mengatakan, pihaknya tidak sendirian dalam menangani bencana. Dimana dalam hal ini, pihaknya dibantu relawan Tangguh Bencana.
Baca juga: Wayan Jeladi Pensiun Polisi yang Jadi Driver Gojek di Gianyar Bali, Hasil Ngojek untuk Beli Sembako
"Semua kejadian ini, bencana ini, diakibatkan hujan lebat," tandasnya.
Terpisah, Danramil Gianyar, Kapten Hengki juga menyampaikan bencana di wilayahnya.
Dimana akibat hujan lebat tadi, sebuah senderan bangunan untuk rencana pasar atau parkir di Kelurahan Gianyar ambruk.
Kata dia, kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.30.
"Bertempat di Lingkungan Sengguan, sebelah Utara jembatan Jalan Mahendradatta, perbatasan Kelurahan Gianyar dengan Keluraha Bitera telah terjadi senderan rencana pasar senggol atau central parkir baru selesai dibangun jebol pasca hujan lebat," tegas Hengki.
Kata dia, hal itu terjadi karena ketika hujan lebat terjadi, aliran air sungai menjadi deras, dan merongrong tanah yang berada di bawah senderan.
"Kerugian material kurang lebih Rp 20 juta. Korban jiwa nihil," tandasnya. (*)
Artikel lainnya di Berita Gianyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sejumlah-peristiwa-pasca-hujan-lebat-minggu-21-november-2021.jpg)