Breaking News:

Berita Bangli

60 KK Miskin di Bangli Dapat Bantuan Pembangunan Rutilahu dari Kemensos

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Wayan Karmawan membenarkan soal Bangli yang kembali mendapat bantuan Rutilahu.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kadinsos Bangli, I Wayan Karmawan. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Setelah sempat dirasionalisasi, bantuan  pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) dari Kementerian Sosial (Kemensos) akhirnya kembali dikucurkan.

Berdasarkan informasi, ada puluhan KK yang mendapatkan bantuan ini.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Bangli I Wayan Karmawan membenarkan soal Bangli yang kembali mendapat bantuan Rutilahu.

Berdasarkan data, ada 60 KK yang mendapat bantuan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Bangli Wayan Parni Ditemukan Tewas Mengambang di Bak Kamar Mandi

Ia menjelaskan, rutilahu merupakan salah satu kegiatan penanganan kemiskinan dari Kementerian Sosial.

Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal fakir miskin, melalui perbaikan atau rehabilitasi kondisi rumah tidak layak huni dengan prioritas atap, lantai dan dinding serta fasilitas MCK.

"Rutilahu itu adalah rehab rumah. Yakni, memperbaiki rumah yang tidak layak huni. Bantuan ini beda dengan bedah rumah. Karena kalau bedah rumah, rumahnya dibongkar lalu diperbaiki," urainya, Selasa (23/11/2021).

Kendati hanya rehab, Karmawan menegaskan bisa dilakukan perbaikan total. Sepanjang dananya mencukupi.

Untuk bantuan rutilahu, lanjutnya, anggaran yang diberikan berkisar Rp.15-20 juta per unit. 

"Dalam proses pengajuan bantuan ini melalui kelompok, dengan batasan maksimal 10 orang. Harapannya dengan dana itu, minimal masyarakat dapat bergotong royong mengerjakannya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved