Breaking News:

Berita Bali

BNN RI dan Polisi Australia Bertemu di Bali Bahas Kerjasama Penanganan Kasus Transnasional Narkotika

"Saya dengan komisioner AFP menandatangani MOU bekerja sama karena masalah narkotika ini masalah transnasional serious crime.

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose (kiri) dan AFP Commander South East Asia, Warwick MacFarlane (kanan) di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, pada Kamis 25 November 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bekerja sama dengan Australian Federal Police (AFP) untuk menjaga keamanan kawasan Indonesia - Australia dari ancaman penyelundupan dan peredaran gelap narkotika yang dilakukan oleh jaringan narkotika internasional.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose bersama pihak dari Polisi Federal Australia Commissioner Reece P. Kershaw di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, pada Kamis 25 November 2021.

Komjen Golose menjelaskan, kerja sama ini merupakan bentuk penegasan kembali komitmen BNN dan AFP terhadap perang melawan narkoba (war on drugs) sebagai prioritas bersama terlebih warga negara Australia menjadi salah satu turis terbesar yang datang di Bali.

"Saya dengan komisioner AFP menandatangani MOU bekerja sama karena masalah narkotika ini masalah transnasional serious crime.

Baca juga: Kepala BNN Petrus Golose Tanya Legalisasi Ganja di Indonesia, Begini Respon Pejabat di Bali

Dan walaupun dalam situasi COVID-19, tetapi masih banyak demand dari Indonesia berkaitan narkotika, banyak Metamfetamine sabu yang masuk ke Indoneisa melalui jalur golden triangle, paket dan lainnya, peredaran narkotika di kedua negara besar ini harus diminimalisir," ujarnya.

Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara BNN RI dan AFP kali ini merupakan perpanjangan kerja sama keduanya dalam memerangi peredaran gelap narkotika yang sebelumnya telah ditandatangai pada tahun 2011 dan telah berakhir pada 16 Maret 2021 lalu.

Ruang lingkupnya kerja sama, dijelaskan Golose meliputi pertukaran informasi intelijen terkait peredaran gelap narkotika, koordinasi utama dalam operasi termasuk kegiatan terkoordinasi, memperkuat dan memantapkan jaringan kerja sama yang ada di antara keduanya, serta bantuan kooperatif di bidang peningkatan kapasitas dan pengembangan profesional.

"Di pembaharuan kerja sama ini, kami lebih sharing information law enforcement, preventing, empowering, pemberantasan dan rehabilitasi dari kejahatan transnasional ini dibuat di negara lain akibatnya di negara lain, direncanakan di negara lain, kejadian di negara lain," jelasnya.

"Saya mewakili Republik Indoneisa bagaimana kita bisa mencegah peredaran narkotika antara Indonesia Australia. Kami sharing juga mengenai teknologi, termasuk agar Bali khususnya sebagai tempat wisata utama tidak menjadi pangsa pasar peredaran obat terlarang," tuturnya.

Komjen Golose menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah berupaya membersihkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun Rutan di Indonesia agar bebas dari narkoba bekerja sama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Di Indonesia rehabilitasi ada di bawah naungan Kemenkes dan Kemensos, BNN sebagai leading sector. Kalau di australia di Department of Correction, kita di Indoneia bekerja sama dengan Kemenkumham dengan ditjen PAS baik program Lapas Bersinar, dan upaya menyelamatkan over kapasitas," jelasnya.

Sementara itu, AFP Commander South East Asia, Warwick MacFarlane menuturkan kelanjutan kerjasama dengan BNN RI selain memberantas peredaran narkotika di jalur-jalur gelap internasional juga mempererat hubungan bilateral Indonesia Australia, khususnya dalam penegakan hukum.

Baca juga: Pertama Kalinya, BNN RI hingga BNPT RI Kolaborasi Gelar Diskusi Masalah Ancaman Bangsa di Bali

"Kerja sama dengan Pak Golose ini untuk mempererat hubungan dengan Indonesia dan juga berperang bersama melawan narkoba," ujarnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved