Breaking News:

Berita Badung

Jelang Nataru & PPKM Level 3, Satpol PP Badung Gencarkan Pengetatan Prokes di Jam Malam

Jelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung mulai mengambil ancang-ancang untuk mengantisipasi

I Komang Agus Aryanta
Satpol PP Badung saat melakukan pengetatan prokes di jam malam pada Rabu, 24 November 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Jelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung mulai mengambil ancang-ancang untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19.

Bahkan kini penegak perda Kabupaten Badung itu kembali menggencarkan pengetatan Prokes di jam malam dengan sasaran rumah makan, tempat wisata dan yang lainnya.

Baca juga: Diduga Palsukan Dokumen untuk Nikah Lagi, Abdul Munir dan Suraji Jalani Pelimpahan di Kejari Badung

Baca juga: LINK Twibbon, Tema, Logo & Ucapan Selamat Hari Guru Nasional 2021, Cocok untuk Status WA & IG

Selain mengantisipasi adanya lonjakan kasus, pengetatan dilakukan untuk mempersiapkan diri terkait pelaksanaan PPKM level III di akhir tahun 2021 ini. 

Kasatpol PP Badung I Gusti  Agung Ketut Suryanegara saat dikonfirmasi Kamis, 25 November 2021 mengatakan pihaknya sudah mulai gencar turun ke beberapa lokasi.

Sebagian besar lokasi yang dituju, yakni wilayah Mengwi, Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan.

"Kami antisipasi kerumunan saat malam. Apalagi di beberapa kawasan wisata termasuk di beberapa rumah makan," katanya.

Untuk mengawasi prokes di beberapa tempat, pihaknya juga meminta agar setiap usaha memiliki Satgas Covid-19 yang tugasnya mengawasi tamu.

Sama halnya seperti sekolah ada Satgas yang mengawasi siswa.

"Pembentukan Satgas usaha ini telah disampaikan ke para pengusaha kuliner di Pantai Jimbaran, Kedonganan, Pantai Berawa, dan Canggu. Jadi masing-masing pengelola kita minta menugaskan 1 atau 2 orang yang menjadi Satgas Usaha yang bersangkutan, sekaligus tukang sapa pelanggan, jadi tiap beberapa menit keliling saat ada tamunya, mengingatkan prokes pengunjungnya," ungkapnya.

Selama ini birokrat asal Denpasar itu mengaku cukup sulit mengawasi prokes prngunjung di tempat kuliner.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved