Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Kenali Penyebab Radang Paru-paru, Salah Satunya Peradangan di Dada

Penyebab radang paru-paru bisa berasal dari infeksi, iritasi, atau kerusakan pada organ pernapasan.

Editor: Noviana Windri
(Ben-Schonewille)
Ilustrasi kanker paru-paru 

TRIBUN-BALI.COM - Setiap peradangan pada jaringan paru-paru bisa menyebabkan penyakit radang paru-paru.

Penyebab radang paru-paru bisa berasal dari infeksi, iritasi, atau kerusakan pada organ pernapasan.

Untuk mengenal lebih jauh tentang masalah kesehatan ini, kenali beberapa penyebab dan cara mendeteksi radang paru-paru.

Penyebab radang paru-paru

Melansir Verywell Health, ada beberapa penyebab radang paru-paru yang paling umum, antara lain:

Baca juga: Penyebab Radang Paru-paru dan Cara Mengobatinya

Baca juga: Usai Dijenguk Jenderal Andika Perkasa, Anak Prajurit TNI Sakit Radang Otak Dibawa ke RSPAD

  • Iritasi

Paparan asap rokok, polutan, bahan kimia, uap air, atau radiasi dapat mengiritasi dan menyebabkan radang paru-paru.

Jika iritasi tidak parah, peradangan bisa berlangsung singkat dan imbasnya tidak signifikan.

Tapi, peradangan kronis karena iritasi berkepanjangan lambat laun bisa merusak organ pernapasan.

  • Infeksi

Tak hanya iritasi, infeksi paru-paru seperti bronkitis dan pneumonia juga bisa membuat organ pernapasan meradang.

Seperti iritasi, infeksi ringan umumnya hanya menyebabkan radang paru-paru ringan.

Jika infeksi parah, penderita bisa mengalami sindrom gangguan pernapasan akut dan berisiko fatal.

  • Asma

Penyakit asma bisa menyebabkan radang paru-paru.

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 15 Maret 2021, Leo Bisnis Lancar, Libra Rentan Terkena Radang Tenggorokan

Penyakit ini biasanya kambuh karena infeksi atau iritasi.

  • PPOK

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) seperti emfisema dan bronkitis kronis juga bisa menyebabkan peradangan pada organ pernapasan.

  • Peradangan di dada

Peradangan dada, seperti peradangan tulang rawan atau tulang rusuk, dapat merembet dari luar paru-paru ke bagian dalam paru-paru.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved