Berita Internasional

KISAH Remaja China Rela Jual Ginjal demi Beli Iphone, Setelah 10 Tahun Begini Kondisinya Sekarang

Sepeluh tahun berlalu, berikut adalah kondisi remaja di China yang rela jual ginjal demi beli iPhone dan iPad

Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Wema Satya Dinata
Kompas.com
Ilustrasi remaja China yang jual ginjal demi beli iPhone dan iPad. 

TRIBUN-BALI.COM – Salah satu hal gila dilakukan oleh seorang remaja di China beberapa tahun lalu.

Kisah remaja China ini pun sempat menjadi viral karena rela menjual sesuatu yang berharga demi sebuah benda.

Remaja China tersebut sempat menggemparkan dunia maya lantaran memutuskan menjual ginjalnya untuk membeli iphone.

Seperti diketahui bila, iPhone merupakan jenis ponsel mewah dengan harga jualnya tinggi.

Dilansir Tribun-Bali.com dari Tribun-Medan.com pada Sabtu, 27 November 2021, seorang remaja di China seperti serius menanggapi candaan ‘jual ginjal agar bisa beli Iphone.

Pada tahun 2011 silama, saat itu sebuah smartphone dari perusahaan teknologi di Amerika Serikat baru mengeluarkan seri terbarunya.

Adapun seri yang dirilis oleh Apple kala itu ialah iPhone 4.

Salah satu remaja kala itu yang tengah duduk di bangku sekolah menengah di Provinsi Anhu rela menjual ginjalnya demi memiliki ponsel tersebut.

Dengan menjual satu ginjalnya, ia mendapatkan uang untuk membeli ponsel keluar Apple tersebut.

Baca juga: Bumbu Genep Khas Bali Tambah Cita Rasa Ayam Bakar Maksu Denpasar, Start Rp15 Ribu Free Es Teh

Satu ginjalnya pun dijual ke pasar gelap dengan harga 22.000 Yuan atau sekitar Rp 465 juta jika dihitung dengan kurs  saat ini.

Selain membeli iPhone 4, ia juga membeli sebuah iPad 2 kala itu.

Kondisi Setelah Operasi Ginjal

Awalnya remaja China  tersebut sempat merasa akan baik-baik saja Ketika menjalani hidup meski hanya ginjal.

Namun, dilansir dari Tribun-Bali.com dari Fox News pada Sabtu, 27 November 2021, beberapa bulan usai menjalani operasi pengangkatan ginjal, ia mengalami infeksi yang menyebabkan kegagalan organ.

Diduga infeksi tersebut setelah menjalankan operasi yang tidak higienis dan ilegal.

Operasi illegal tersebut pun dilakukan di provinsi tengah Hunan tanpa persetujuan orang tuanya.

Lebih lanjut, remaja tersebut pun semangat menyangkal bila dirinya menjual ginjal.

Namun, sang ibu pun memaksa dirinya  mengaku soal operasi yang dilakukannya.

Baca juga: Larangan ASN Cuti Akhir Tahun Mulai 20 Desember, Kepala BKN: Wajib Batalkan Cuti

10 tahun berlalu, kini, iPhone dan iPad yang ia beli semakin lama nilainya sudah turun.

Dilansir Tribun-Bali.com dari Grid.id pada Sabtu, 27 November 2021 , remaja itu pun kini tidak bisa berjalan dengan normal dan perlu melakukan cuci darah secara teratur.

Namun, karena biaya yang tidak, dan kompensasi yang diterima tidak cukup untuk melakukan cuci darah.

Pada akhirnya, remaja tersebut pun hanya bisa bertahan dengan sumbangan dari orang lain.

Hingga saat ini, kondisinya masih sama dan remaja tersebut hidup dalam kondisi sakit-sakitan dan menyesali hidupnya.

Menurutnya, apa yang terjadi pada dirinya merupakan sebuah pelajaran.

Lantaran apa yang dilakukannya hanya untuk memuaskan Hasrat semata dan tindakannya yang sembrono.

Baca juga: Gejalanya Kerap Tak Disadari, Apa Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2?

Pelaku Operasi Ilegal Ditangkap

Sembilan pelaku dari operasi pengangkatan ginjal yang dilakukan oleh remaja di China tersebut pun ditangkap.

Selain itu, polisi juga menangkap lima orang, termasuk ahli bedah, mereka akhirnya dipenjara pada tahun 2012.

Atas hal tersebut, keluaga remaja China pun mendapatkan kompensasi sebesar 300 ribu dollar AS.

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved