Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

UPDATE! TKP Kasus Pembunuhan Subang Harus Dilindungi, Keluarga Korban atau Warga Perlu Lakukan Ini

UPDATE! TKP Kasus Pembunuhan Subang Harus Dilindungi, Keluarga Korban atau Warga Perlu Lakukan Ini

TribunJabar.id
Rumput liar atau ilalang memenuhi rumah penemuan mayat di Subang - UPDATE! TKP Kasus Pembunuhan Subang Harus Dilindungi, Keluarga Korban atau Warga Perlu Lakukan Ini 

TRIBUN-BALI.COM - Kasus Subang disebut-sebut sebagai kasus pembunuhan yang kompleks.

Itulah sebabnya, hingga tiga bulan lebih berlalu, kepolisian tak kunjung berhasil mengungkap pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Setidaknya sudah ada 55 orang saksi yang telah diperiksa terkait kasus pembunuhan yang terjadi pada 18 Agustus 2021 itu.

Kasus terbunuhnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu juga disebut menjadi pembelajaran bagi banyak orang.

Terutama terkait bagaimana seharusnya memperlakukan Tempat Kejadian Perkara atau TKP.

Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan saat terjadi kasus pembunuhan?

Ahli forensik dari Mabes Polri, Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti membeberkan fakta TKP kasus Subang terkontaminasi.

Menurutnya, TKP kasus Subang terkontaminasi karena banyak orang yang masuk ke TKP tanpa diketahui penyidik.

Ia akui hal tersebut membuat tim penyidik kesulitan dan harus lebih gigih saat olah TKP.

Kendati begitu, kinerja tim kepolisian tak diragukan lagi untuk mengumpulkan bukti di TKP.

Ahli Forensik Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti.
Ahli Forensik Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti. (Instagram)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved