Breaking News:

Berita Nasional

Pemerintah Tambah 7 Hari Masa Karantina, Luhut: Butuh 1-2 Minggu Mengetahui Efek Vaksin ke Omicron

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan untuk mengetahui efek varian Omicron terhadap vaksin Covid-19 membutuhkan waktu 1 hingga 2 minggu.

istimewa/BPMI Setpres
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan 

TRIBUN-BALI.COM – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bila untuk mengetahui efek varian Omicron terhadap vaksin Covid-19 membutuhkan waktu 1 hingga 2 minggu.

Menurutnya, pihak internasional tengah melakukan penelitian terkait hal tersebut.

Hal tersebut pun disampaikan Menko Marves, Luhut dalam keterangan pers secara virtual pada Minggu, 28 November 2021 malam.

"Kami memperkirakan dengan kerja sama internasional yang baik, butuh 1- 2 minggu ke depan untuk bisa lebih memahami lagi bagaimana efek dari varian Omicron ini terhadap vaksin dan antibodi yang terbentuk dari infeksi alamiah," kata Luhut dikutip Tribun-Bali.com dari Tribunnews.com pada Senin, 29 November 2021 dalam artikel berjudul Luhut Sebut Butuh 1- 2 Minggu untuk Memahami Efek Varian Omicron Terhadap Vaksin Covid-19.

Lebih lanjut, Luhut menyebut bahwa faktor lain yang mempengaruhi yakni ada banyaknya mutasi pada area reseptor bindingnya, baik dari virus untuk mengikat sel yang akan diinfeksi.

Maka hal itu dijadikan sasaran bagi antibodi untuk mengenali virus Covid-19.

"Sehingga ketika terjadi mutasi pada bagian tersebut muncul kekhawatiran bahwa varian Omicron ini dapat mengurangi efektivitas vaksin yang ada," ucapnya.

Larangan 11 Negara Masuk Ke Indonesia

Mewaspadai masuknya varian Omicron atau B.1.1.529 yang diduga lebih cepat menular hingga ratusan kali ini, pemerintah memperketat aturan kedatangan dari luar negeri.

Baca juga: KEBIJAKAN BARU Karantina 7 Hari, Omicron Bikin Wisatawan Mancanegara Tak Kunjung Datang ke Bali

Di antaranya melarang masuknya WNA yang memiliki riwayat perjalanan dari negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia dan Hong Kong.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved