Breaking News:

Berita Denpasar

Dikhawatirkan Masuk Bali, Kadiskes Ingatkan Jangan Sampai Kecolongan Covid-19 Varian Omicron

Dunia kembali dikhawatirkan dengan varian baru dari virus Corona. Virus yang berasal dari Wuhan, China ini selalu bermutasi

Tribun Bali/Luh Putu Wahyuni Sari
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya ketika ditemui pada, Kamis (22 April 2021) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dunia kembali dikhawatirkan dengan varian baru dari virus Corona.

Virus yang berasal dari Wuhan, China ini selalu bermutasi dan memunculkan varian baru.

Varian terbaru dari virus Covid-19 disebut dengan nama Omicron.

Virus ini pun sudah membuat lonjakan kasus atau gelombang ketiga pada beberapa Negara.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan virus Omicron bisa saja masuk ke Bali. 

Baca juga: Covid-19 Omicron Berpotensi Masuk Bali, Prof Mahardika: Cegah dengan Tutup Akses Internasional

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Bali Senin 29 November 2021: Bertambah 11 Kasus Positif, 15 Sembuh, 1 Meninggal

Baca juga: Covid-19 Omicron Buat Pemerintah Ketatkan Kebijakan, Begini Tanggapan Pelaku Pariwisata di Bali

"Memang sih itu baru ditemukan di Luar Negeri (virus Omicron). Semoga tidak masuk ke Bali. Tapi potensi masuk ke Indonesia bisa saja kalau pintu masuk tidak dijaga. Kalau dari rilis yang kami baca memang varian Omicron berbahaya cepat menular, dengan gejala yang lebih berat," ungkapnya pada, Selasa, 30 November 2021. 

Dan menurut isu yang beredar, seseorang akan lebih mudah terjangkit virus Corona jenis Omicron ini jika belum tervaksin.

Suarjaya pun membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, seseorang yang belum divaksin Covid-19 belum memiliki antibodi sehingga lebih mudah terpapar Covid-19

"Ya pasti lah (lebih mudah terpapar, red) kan belum divaksin belum punya antibodi virus ini kan ada dimana-mana ya dan bisa saja terbawa ke Indonesia atau ke Bali. Jadi kalau orang belum divaksin ya tentu resikonya lebih besar dari yang sudah divaksin. Jadi ya harus semuanya divaksin. 
Penularan sama dengan varian Delta. Ini sama virusnya hanya bermutasi saja," tambahnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved