Serba Serbi

Genta Sebagai Simbol Ketuhanan, Bermakna Kesucian dalam Hindu Bali

Karena simbol-simbol tersebut merupakan ekspresi atau media untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

istimewa
Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti saat menggunakan genta dalam muput karya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Genta sebagai salah satu simbol suci dalam agama Hindu, sangat terkait dan tidak dapat dipisahkan dengan ajaran ketuhanan.

Karena simbol-simbol tersebut merupakan ekspresi atau media untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Simbol-simbol tersebut lahir dari emosi keagamaan, karena emosi keagamaan dapat dialami oleh setiap orang, tentunya dalam intensitas serta waktu yang berbeda," ujar Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, kepada Tribun Bali, Selasa 30 November 2021.

Emosi keagamaan itulah, yang mendorong untuk melakukan tindakan-tindakan yang bersifat religius, sehingga suatu benda, suatu tindakan dan suatu gagasan mendapat nilai keramat, dianggap keramat atau dianggap suci.

Baca juga: Terjangan Angin Robohkan Genta Raksasa di Munggu

"Kalau kita jujur, sesungguhnya tidak semua umat Hindu di Bali yang mampu memahami makna dibalik atribut atau simbol-simbol tersebut, walaupun dalam kesehariannya atribut atau simbol-simbol itu selalu hadir dan tidak asing di tengah-tengah  masyarakat, terutama  dalam kegiatan ritual keagamaan," imbuh beliau.

Namun dalam kenyataannya, bahwa atribut atau simbol-simbol itu baru dipahami hanya sebatas wujud fisiknya saja.

"Salah satu misalnya  tentang genta yang selalu dipakai oleh ida  sang sulinggih atau  pandita, dan juga oleh para pemangku atau pinandita di dalam melaksanakan kegiatan upacara keagamaan Hindu di Bali," ucap beliau.

Hal itu sangat kelihatan sekali, kata beliau, dimana penyebutan antara genta dan bajra di Bali kelihatan masih rancu.

Sebab genta juga sering disebut bajra, padahal genta dengan bajra itu berbeda, baik fungsi dan cara penggunaannya pun berbeda.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved