Breaking News:

Berita Badung

Babi Bali Banyak Dijual Keluar, Dewan Badung Terima Keluhan Tukang Jagal Kesulitan Dapat Stok

Dugaan tersebut muncul lantaran tukang jagal atau tukang potong Babi di Badung belakangan kesulitan mendapatkan stok Babi

Dokumen Tribun Bali
Salah satu peternak babi di Badung saat membersihkan kandang babinya 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sebagian besar peternak babi di Bali kabarnya menjual babinya ke luar Bali.

Hal itu lantaran harga babi di luar lebih mahal dari pada di Bali.

Dugaan tersebut muncul lantaran tukang jagal atau tukang potong Babi di Badung belakangan kesulitan mendapatkan stok Babi.

Minimnya pemotongan Babi di Badung itu pun dikeluhkan ke Anggota DPRD Badung I Wayan Sandra.

Baca juga: Besaran UMK Sudah Ditetapkan, Disperinaker Badung Mulai Sosialisasikan ke Perusahaan-perusahaan

"Saya mendapat keluhan dari tukang potong babi. Disebutkan  pedagang dan jagal Babi kini kesulitan mendapatkan stok Babi hidup untuk dipotong," ujar Sandra Rabu 1 Desember 2021.

Menurutnya,  stok Babi sangat tipis sehingga pedagang mulai kesulitan mendapatkan Babi. Bahkan kemungkinan babi-babi di Bali banyak dijual ke luar Bali.

Kendati demikian, pihaknya mengharapkan dinas terkait segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kelangkaan stok Babi tersebut.

"Kami minta OPD terkait menindaklanjuti langsung. Kalau dibiarkan kondisi seperti ini, daging Babi di Bali akan langka dan harganya akan melonjak," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Badung I Wayan Wijana yang dikonfirmasi terpisah mengungkapkan, berdasarkan hasil cacah jiwa ternak tahun 2021 jumlah Babi di Badung  mulai mengalami peningkatan dari 14.136 ekor pada tahun 2020 menjadi 22.310 ekor tahun 2021.

Berdasarkan hasil pemantauan sebelum galungan jumlah Babi juga masih cukup banyak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved