Berita Badung

Hacker Sasar Akun Pejabat untuk Penipuan, Diskominfo Badung Minta Jangan Sembarang Akses Aplikasi

Waspada akses aplikasi di media sosial. Belakangan kerap terjadi kasus kejahatan siber.

Pixabay
Ilustrasi hacker - Hacker Sasar Akun Pejabat untuk Penipuan, Diskominfo Badung Minta Jangan Sembarang Akses Aplikasi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Waspada akses aplikasi di media sosial.

Belakangan kerap terjadi kasus kejahatan siber.

Banyak akun media sosial yang dibajak.

Selain warga, pelaku juga menyasar akun pejabat.

Baca juga: Uang Kripto Senilai Rp 1,4 Triliun Digondol Hacker di Jepang

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Badung, IGN Jaya Saputra mengingatkan masyarakat umum maupun pejabat tidak sembarangan memberikan akses kepada aplikasi yang berkaitan dengan data-data penting.

"Cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari hacker jangan memberikan akses data pada handphone, kalau tidak jelas sumbernya," ujarnya, Selasa 30 November 2021.

Ia mengatakan kalau pemegang akun mengizinkan mengakses aplikasi sembarangan, data pribadi bisa dimanfaatkan untuk kejahatan seperti penipuan.

Jaya Saputra mengungkapkan saat ini peretasan dilakukan agar para peretas bisa mengambil alih akun untuk penipuan.

Dengan meretas akun pejabat, seperti WhatsApp maupun Facebook, hacker dengan leluasa mengakses pertemanan di medsos.

Hacker berpura-pura menawarkan lelang kendaraan, menawarkan tanah, hingga meminta transferan dana.

Jaya Saputra menjelaskan, perkembangan teknologi membuat tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat.

Seperti menyebar pesan berantai dengan iming-iming hadiah disertakan dengan link.

Padahal link yang diberikan adalah untuk mengakses data pribadi yang ada di ponsel.

"Tiba-tiba saja ada yang komplain ke kita, padahal kita sendiri tidak tahu. Ini yang patut diwaspadai ketika memberikan akses kepada orang lain," tegasnya.

Mengantisipasi hal itu terjadi di wilayah Puspem Badung, pihaknya mengambil tindakan membatasi akses situs-situs berbahaya.

Baca juga: Pelajar 16 Tahun Bobol Database Kejaksaan Agung, Dia Jual Rp 400 Ribu di Forum Hacker

Kata dia, untuk mendapatkan akses internet gratis di Puspem Badung harus melakukan login dengan email,

Dengan demikian orang yang mengakses internet khususnya di lingkungan Puspem Badung dapat terdeteksi.

"Misalnya ada yang menyebar hoaks atau membagikan situs-situs berbahaya itu bisa kami klarifikasi dengan cepat sehingga tidak sampai merugikan," ujarnya. (*).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved